Sekilas Info

Pesan Hadi Mulyadi Soal Bahaya Narkoba

Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi (Foto: Fathur Al-Qadrie)

RAKYATKALTIM -- Kalimantan Timur hingga kini masih menjadi sasaran peredaran dan penyalahgunaan narkotika dan bahan obat berbahaya (Narkoba).

"Ibu-ibu PKK, selain memperhatikan gizi keluarga, juga pergaulan anak-anak agar tidak terjerumus pada Narkoba," kata Wakil Gubernur Kaltim H Hadi Mulyadi, Kemarin

Menurut Wagub, penyalahgunaan narkoba merupakan kejahatan yang luar biasa dan sangat membahayakan generasi bangsa.

Dia pun mengakui tidak sedikit pengguna barang haram ini yang ditemuinya mengalami berbagai masalah dalam kehidupannya.

"Ada suami, juga istrinya, bahkan anak-anaknya pengguna narkotika. Hancur keluarganya, berantakan rumah tangganya. Anak-anak gagal sekolah dan hancur masa depannya," ujar orang nomor dua Benua Etam ini.

Selain itu, lanjutnya, banyak masalah bisa terjadi bagi pengguna narkoba. Sebab, jelasnya, selain merusak diri dan keluarga juga membahayakan orang lain.

"Pengguna narkoba bisa terjebak dalam tindak kejahatan, kriminalitas. Itu pun terjadi setelah dia menghabiskan harta bendanya untuk membeli barang haram ini," ungkapnya.

Apalagi, tambahnya, kebanyakan para pengedar narkoba ini mengincar anak-anak orang berduit, baik pejabat juga pengusaha.

"Ibu-ibu PKK kita ini kan istri bupati, istri wali kota, istri wakil bupati, juga wakil wali kota, istri para pejabat. Jadi ini harus menjadi perhatian serius buat anak-anak kita," pintanya.

Karenanya, mantan legislator Karang Paci dan Senayan ini kembali mengingatkan para ibu-ibu PKK agar lebih perhatian kepada anak-anaknya.

Sebelum itu terjadi, Wagub meminta sebaiknya dilakukan cegah tangkal anak-anak agar tidak terlibat pergaulan bebas.

Sebaliknya, para ibu-ibu PKK lebih perhatian pergaulan dan tumbuh kembang anak-anaknya.

"Peran utama ibu-ibu PKK bagi keluarganya sangat kita harapkan dalam menanggulangi masalah serius ini," pungkas suami Hj Erni Makmur ini. (*)

Penulis:

Baca Juga