Pengusaha di Samarinda Habiskan Ratusan Juta Bantu Warga Dapatkan Vaksinasi

  • Whatsapp
banner 468x60

Foto: Vaksinasi yang di gelar pengusaha asal Samarinda, Haji Sasa di kediamannya di Jalan Damanhuri, Samarinda (Muhammad Budi Kurniawan/Rakyat Kaltim)

Rakyat Kaltim.com, Samarinda – Seorang pengusaha bernama Suriyansah asal Kota Samarinda, Kaltim menghabiskan uang ratusan juta untuk membantu masyarakat mendapatkan vaksinasi. Hal itu dilakukannya sebagai bentuk kepedulian di saat pandemi Covid-19 saat ini.

Untuk mendapatkan vaksinasi ratusan warga pun rela mengantri untuk mendapatkan vaksin. Total sudah ada ribuan vaksin yang di berikan kepada masyarakat.

“Disaat kondisi seperti ini, perlu bagi kita membantu sesama,” ucap pria yang kerap di sapa Haji Sasa.

Saat ini vaksinasi yang digelar Haji Sasa sendiri sudah berjalan ke 3 kalinya, pada Selasa (28/9) ini, ia bersama Nakes melaksankan vaksinasi tahap satu di kediamannya di Jalan Damanhuri, Samarinda.

“Ini sudah yang ke tiga, dan kita lakukan bertahan setiap bulanya,” Kata Haji Sasa.

“Kalau untuk total biaya sekitar 300 juta, uang itu merupakan untung saya sebagai pengusaha,” imbuhnya.

Menurut ia kegiatan vaksinasi ini, di anggap penting lantaran masih banyak masyarakat Samarinda yang belum mendapatkan vaksin.

Seorang warga Samarinda, bernama Puja yang ikut dalam vaksinasi yang di gelar H Sasa mengaku terbantu lantaran dirinya kesulitan mendapatkan vaksinasi.

“Dari kemarin cari-cari vaksin ga ketemu, kebetulan ada vaksinasi gratis disini, jadi saya ikut,” ucap Puja.

Selain untuk meningkatkan imun, Puja mengaku sertifikat vaksin sangat diperlukannya guna syrat bepergian ataupun urusan-urusan lain.

“Ya sekarang aja, kita kalau ke bioskop harus ada sertifikat vaksin, dan urusan-urusan lain juga Peru sertifikat vaksin,” bener puja.

Selain itu, di media sosial, Haji Sasa kerap viral lantaran sering membuat masyarakat, dan pedagang kecil yang terdampak Covid-19.

“Kalau di hitung-hitung sekita puluhan miliar  yang sudah saya keluarkan untuk membantu masyarakat, bukan bermaksud pamer, melainkan sebagai acuan pengusaha-pengusaha lain untuk saling berbagai,” ungkapnya.

Dalam membantu masyarakat, biasanya pria lulusan SD itu, kerap memborong dagangan penjual yang berada di pinggir jalan dan membagikan ke masyarakat sekitar.

H Sasa sendiri memiliki yayasan panti jompo dan anak yatim piatu, mereka yang tak memiliki tempat tinggal ditempatkan di kediamannya, tinggal bersama-sama keluarganya.

“Semua hal yang saya lakukan semata-mata demi Allah dan almarhum ibu saya,” pungkasnya.(*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *