Polemik Kepsek SMPNegeri 3 dan Wartawan Di Balikpapan Berakhir Saling Memaafkan

  • Whatsapp
banner 468x60

Balikpapan- Aksi kurang menyenangkan dari Kepala Sekolah SMPN 3 Balikpapan Eny Wahyuni terhadap Shinta Wartawati Media Online Faktanusa.com beberapa hari lalu akhirnya berakhir damai, Ini setelah dilakukan mediasi oleh Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Balikpapan, Senin (13/9/2021).

Foto, Kadisdikbud kota Balikpapan Muhaimin, MT didampingi Ketua MKKS SMP Wisnu foto bersama usai mediasi Eny Wahyuni dan Shinta serta Ketua IWB Benny Sanger

Mediasi dilakukan langsung Kepala Disdikbud Balikpapan Muhaimin, MT yang dihadiri Wisnu selaku Ketua MKKS tingkat SMP ,Kepsek SMPNegeri 3 dan Shinta yang didampingi Ketua Ikatan Wartawan Balikpapan (IWB) Benny Sanger.

Bacaan Lainnya

“Kita sudah mempertemukan antara keduanya dan diminta untuk menjelaskan permasalahannya,” ucap Muhaimin.

Masih Muhaimin, setelah keduanya saling menjelaskan, ternyata terdapat miss persepsi dan miskomunikasi diantara keduanya.

Ia menambahkan, saat kejadian memang situasi dan keadaan yang bersangkutan dalam keadaan sibuk. Pasalnya saat itu di SMPN 3 Balikpapan sedang melaksanakan vaksinasi bagi pelajar. Sehingga wartawati yang datang untuk meliput tidak dilayani.

Karena, fungsi wartawan atau wartawati memang bertugas untuk mencari berita, sehingga wartawan bebas mencari sumber berita dari mana saja dn kapan saja.

“Kita sudah sampaikan, jika memang sedang sibuk sebaiknya menyampaikan terlebih dahulu atau bisa menyampaikan untuk bertemu lain waktu,” ungkapnya.

“Kalaupun memang tidak bisa menjawab, silahkan sampaikan dengan baik, jangan sampai ada penolakan yang membuat ketersinggungan,” tambahnya.

Muhaimin menjelaskan, dari hasil mediasi yang dilakukan kedua belah pihak sudah saling memaafkan.

Selain itu, Muhaimin juga meminta kepada seluruh Kepala Sekolah untuk menghargai profesi seorang wartawan.

“Semoga ini menjadi pembelajaran untuk kita semua, kami berharap kedepan bisa bersinergi dengan wartawan/wartawati dari manapun,” ujarnya.

“Bagi rekan-rekan wartawan/wartawati juga harus mengetahui situasi dan kondisi saat mencari sumber berita yang diinginkan,” sambungnya.

Ditempat yang sama, kepada awak media ini Eny Wahyuni mengakui jika perselisihan antara dirinya dengan wartawati berakhir damai dan saling memaafkan.

Dirinya mengakui, apa yang terjadi saat itu diluar kontrol dirinya. Karena memang manusia itu tidak ada yang sempurna dan tak terlepas dari kekurangan.

“Mungkin saat itu sedang panas, dan sibuk dan ketidaktahuan saya. Dan kami juga sudah berdamai dan saling memaafkan,” tutupnya.(*/eds)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *