Kaltim Raih Peringkat 2 Nasional Tertinggi Ekspor

  • Whatsapp
banner 468x60

JAKARTA  — Gubernur Provinsi Kalimantan Timur H. Isran Noor menerima penghargaan peringkat kedua nasional sebagai daerah yang tertinggi nilai ekspor komoditas pertanian periode Januari 2020 hingga Juni 2021.

Penghargaan ini diberikan langsung Wakil Presiden RI Maruf Amin di Istana Wakil Presiden Senin pagi hari ini (13/9/2021)

“Beliau menerima langsung dari Wakil Presiden Republik Indonesia H.Ma’ruf Amin di Istana Wapres,” kata Muhammad Faisal Kadis Kominfo Prov Kaltim yang mendampingi bersama Kadis PTPH Kaltim Siti Farisyah Yana.

Gubernur Kaltim Isran Noor tampak sumringah dengan keberhasilan ini, tampak dari raut mukanya setelah selesai menerima
Penghargaan dari ruangan Istana Wapres dengan kapasitas yang terbatas,

” Penyerahan penghargaan merupakan rangkaian Hari Tani Nasional Tahun 2021 dan diberikan untuk tingkat Provinsi dan Kota/Kabupaten”, kata Faisal.

Dijelaskan Ada 2 kategori penghargaan yaitu pertama kategori daerah dengan peningkatan produksi padi tertinggi selama tahun 2019-2020 dan kedua kategori daerah dengan nilai ekspor komoditas pertanian tertinggi.

Provinsi yang mendapat penghargaan kategori ini diraih Provinsi Jawa Tengah pada peringkat pertama kemudian Provinsi Kalimantan Timur dilanjutkan Jambi, Kalimantan Barat dan Sulawesi Utara.

Wapres menuturkan sejak awal pandemi, Food and Agriculture Organization (FAO) telah memperingatkan bahwa pandemi berpotensi menyebabkan krisis pangan global. Pandemi dikhawatirkan akan berimplikasi pada kebijakan pangan masing-masing negara dan kemampuan produksinya.

“Tujuan pembangunan pertanian di tanah air yang telah ditetapkan pemerintah meliputi tiga hal, yaitu pemenuhan kebutuhan pangan rakyat, peningkatan kesejahteraan petani dan peningkatan ekspor. Terkait pemenuhan kebutuhan pangan rakyat Indonesia, alhamdulillah pemerintah masih bisa menjamin ketersediaan sebelas komoditas utama bagi 273 juta jiwa masyarakat Indonesia,” tuturnya.

Wapres pun menegaskan bahwa produksi beras nasional dalam dua tahun terakhir ini sangat menjanjikan. Menurutnya, hingga minggu ketiga Agustus 2021, stok beras mencapai 7,60 juta ton. Kondisi kondusif stok pangan di dalam negeri pun diikuti dengan terus meningkatnya kinerja ekspor pertanian.

Merujuk laporan BPS, total ekspor pertanian periode Bulan Januari-Juli 2021 mencapai 2,24 miliar Dolar Amerika Serikat atau meningkat 8,72 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. Berdasarkan hasil Survei Angkatan Kerja Nasional (Sakernas) Februari 2021, lapangan kerja yang menyerap tenaga kerja paling banyak adalah sektor pertanian, kehutanan dan perikanan (yakni) sebesar 29,59 persen.

“Dengan demikian, lapangan kerja di sektor pertanian, kehutanan dan perikanan mengalami peningkatan sebesar 0,36 persen dibandingkan penyerapan pada Februari 2020,” katanya.(*/RF)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *