Hadi Mulyadi: Jadi Pendidik Jangan Persulit Anak Didik

  • Whatsapp
banner 468x60

SAMARINDA – Membangun anak bangsa sebagai penerus estafet kepemimpinan, diperlukan dukungan guru dan dosen yang ikhlas dan tulus mengajar.

Artinya, dalam mengajar selalu memberikan metoda pembelajaran yang memudahkan peserta didik memahami materi, sehingga, anak yang dididik dapat belajar dengan mudah.

“Jangan sampai ada guru dan dosen bangga apabila anak didiknya tak mampu mengerjakan soal ujian Jadi, saya pesan, sebagai pengajar atau pendidik jangan persulit anak,” ujar Wagub Kaltim H Hadi Mulyadi pada webinar bertema Proses Pembelajaran di Era Pandemi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Unmul, di Theater Room Science Learning Center (SLC) FMIPA Unmul Gunung Kelua Samarinda, Sabtu 4 September 2021.

Bagi Hadi, seorang guru atau dosen sudah sewajarnya membina dan mendidik siswa atau mahasiswanya. Bahkan, mereka wajib mendoakan peserta didiknya menjadi orang yang berhasil.

Mantan legislator Senayan dan Karang Paci ini juga meminta pengajar tidak mempersulit siswa maupun mahasiswa mereka ketika berkonsultasi bimbingan.

Menurut Hadi, guru atau dosen adalah pekerjaan mulia. Apabila, dikerjakan dengan ketulusan dan keikhlasan serta selalu berdoa, maka akan mendapat keberkahan. Bahkan, hasilnya itu, bukan saat ini, tetapi 10-15 tahun akan datang.

“Makanya, mari kita doakan anak didik, apabila ujian selalu mudah mengerjakan soal. Sehingga kelak anak didik sukses dan mereka ingat dengan gurunya,” jelas Hadi.(jay/yans/humasprovkaltim)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *