Isran Noor Pastikan Santunan Untuk Yatim, Piatu dan Yatim Piatu Merata di Kaltim

  • Whatsapp
banner 468x60

BALIKPAPAN — Tercatat hingga Agustus, data yang dirilis Dinas Sosial Kaltim menyebutkan anak yatim, piatu dan yatim piatu yang orangtuanya meninggal dunia terpapar Covid-19 di Kaltim sebanyak 508 anak.

Masing-masing meliputi Kabupaten Kutai Kartanegara 56 anak, Bontang 88 anak, Kutai Barat 14 anak, Berau 80 anak, Samarinda 46 anak, dan Balikpapan 224 anak.

Dari jumlah itu, terdapat empat kabupaten belum memasukan data anak yatin, piatu dan yatim piatu didaerahnya. Yakni, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kabupaten Kutai Timur, Kabupaten Paser dan Kabupaten Mahakam Ulu.

Gubernur Kaltim Dr H Isran Noor kembali meminta dan mengingatkan para kepala daerah (bupati/walikota) agar aktif mendata warganya (anak yatim, piatu dan yatim piatu) didaerahnya untuk menyampaikan ke instansi Pemprov Kaltim.

“Santunan bagi anak yatim, piatu dan yatim piatu diberikan merata di seluruh wilayah Kaltim, tidak ada bedanya,” kata Gubernur Isran Noor, Senin (30/8/2021).

Namun yang diprioritaskan saat ini menurut orang nomor satu Benua Etam ini, anak yang orangtuanya meninggal karena Covid-19.

“Ada juga anak yatim, piatu atau yatim piatu yang orangtuanya meninggal bukan sebab corona, tapi karena dimasa pandemi, maka kita masukkan juga berhak menerima santunan,” jelasnya.

Bahkan, tambah mantan Bupati Kutai Timur ini, sebelum wabah corona melanda, bagi anak-anak tidak mampu telah dipelihara Pemprov Kaltim melalui panti-panti asuhan Dinas Sosial khusus anak, hingga pendidikan mereka dijenjang SMA/SMK/MA.

“Kita siapkan rumah-rumah lengkap fasilitas bagi mereka, bukan karena anak telantar, tetapi anak-anak yang dalam kesusahan, seperti pandemi ini,” ungkap suami Hj Norbaiti, Ketua TP PKK Kaltim ini.

Gubernur Isran Noor juga meminta Dinas Sosial selalu mengupdate data dari kabupaten dan kota, sebab data dinamis dan selalu berubah karena wabah corona masih terjadi.(*)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *