Alhamdulillah, Covid di Kaltim Turun Kini di Angka 8.772 kasus.

  • Whatsapp
banner 468x60

Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak.(Dok Humas)

SAMARINDA¬† — Sejak penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala mikro level 4, jumlah kasus aktif atau pasien Covid-19 yang dirawat terus mengalami penurunan. Sempat mencapai angka diatas 20 ribu kasus aktif di akhir Juli dan awal Agustus, namun per Kamis, 26 Agustus 2021 kasus aktif turun diangka 8.772 kasus.

Kepala Biro Kesra Setda Provinsi Kaltim Andi Muhammad Ishak, dalam keterangannya menjelaskan, Penurunan ini berdasarkan rilis dari Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim, dimana jumlah terkonfirmasi bertambah sebanyak 637 kasus, sehingga total kumulatif menjadi 148.491 kasus. Jumlah pasien sembuh bertambah 889 kasus, total 134.753 kasus. Pasien meninggal dunia bertambah 34 kasus, total 4.966 kasus.

“Banyaknya jumlah pasien Covid-19 yang sembuh setiap harinya, tentu mempengaruhi jumlah pasien yang masih dirawat. Sehingga kasus aktif terus menurun. Dan ini tentu harus dipertahankan, kalau bisa hingga zero kasus di Kaltim,” kata Andi Muhammad Ishak selaku Juru Bicara Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim, Kamis (26/08/2021).

Andi Muhammad Ishak, menambahkan, meskipun terjadi penurunan kasus aktif, namun Pemprov Kaltim tetap dan terus meningkatkan kewaspadaan, karena memang masih terjadi penularan di sejumlah daerah.

“Pemprov juga tetap melaksanakan arahan pemerintah pusat untuk mempercepat cakupan vaksinasi dan membuat atau membangun tempat isolasi terpusat (isoter) sebagai antisipasi jika kembali terjadi lonjakan kasus. Kita tetap melakukan test, tracing dan treatment,”ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, Dosis vaksin dan obat-obatan juga terus kami minta ke pemerintah pusat dalam hal ini Kementerian Kesehatan. Dan tentunya penerapan PPKM terus diawasi dan evaluasi. Masyarakat juga kami imbau untuk tetap melaksanakan protokol kesehatan secara ketat dan disiplin.

“Pakailah masker dengan baik, jaga jarak ketika beraktivitas, cuci tangan sehabis menyentuh benda di fasilitas umum, hindari kerumunan dan kurangi mobilitas. Mari kita jaga diri, jaga keluarga dan jaga lingkungan sekitar dari bahaya penularan Covid-19,” pesan Andi Muhammad Ishak.

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *