Kembali Balikpapan Masuk Level 4, Ini Pesan Kasatpol PP Zulkifli

  • Whatsapp
banner 468x60

Kepala Satpol PP Kota Balikpapan, Zulkifli.(Foto: Istimewa)

BALIKPAPAN — Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di kota Balikpapan masih berada di lavel 4.Sebelumnya, PPKM level 4 berakhir di tanggal 23 Agustus 2021, dan melalui surat Intruksi Menteri Dalam Negeri (Imendagri), Pemkot Balikpapan kembali melayangkan surat edaran PPKM level 4 hingga tanggal 6 September 2021 mendatang.

Kepala Satpol PP Kota Balikpapan, Zulkifli yang juga selaku sebagai koordinator penegakan dan pendisiplinan protokol kesehatan Satgas Covid-19 menjelaskan, perpanjangan itu sesuai arahan dari pemerintah pusat dan dalam peraturan didalamnya pemerintah daerah merumuskan peraturan tiap poinnya.

“Kita menerima info Imendagri 36 tahun 2021 itu di pagi hari sudah tanggal 24, biasanya di kirim dini hari bisa jam 3 subuh jam 2 subuh. Karena kan kita tidak bisa terlepas dari panduan nasional kan, kerana PPKM ini arahnya nasional, setiap periode penerapan itu ada Imendagri nya itu yang kita tunggu. Keluar lagi 24 kita coba formulasikan untuk didaerah karena dia tidak detail juga, jadi di gabung  karena kita detailkan pngaturnya,” kata Zulkifli , saat ditemui media ini, Rabu (25/8/2021)

Meskipun PPKM level 4 berlanjut, semntara angka kasus Covid-19 di Balikpapan mengalami penurunan. Namun Peraturan juga sedikit berbeda dengan sebelumnya, sekarang ini mengalami beberapa relaksasi.

“Kita bersyukur di level 4 yang periode 24 Agustus sampai tanggal 6 September ini banyak, semua sektor itu sudah mengalami relaksasi, walaupun sangat sedikit sekali memang, baru dibuka bertahap kan 25 persen,” ujar Zulkifli

Zulkifli berharap, adanya relaksasi ini tidak membuat warga menjadi tidak menaati peraturan dan protokol kesehatan. Karena kalau warga malah mengabaikan kemungkinan kedepannya bisa bertambah kasus yang besar dan peraturan kembali diperketat.

“Karena pontensi kerumunan tidak bisa dibantahkan ini terbukti saat kita kemarin libur besar selalu melonjak dan mobilitas. Kalau dua ini terlalu over di masyarakat terlalu berlebihan pasti imbasnya ke penularan tinggi. Minimal masker jangan sampai lelah dulu, tetaplah disiplin masker. Untuk masyarakat terima kasih kita sudah bersama-sama bisa menurunkan angka dan sama-sama kita jaga dan jangan bosan berdisiplin dengan protokol kesehatan,” pungkasnya.(*)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *