Dewan Setujui 3 Raperda Menjadi Perda
Bupati Akan Jalankan Program Yang Masuk RPJMD

  • Whatsapp
banner 468x60

TANJUNG REDEB — Melalui Rapat Paripurna Pemkab Berau dan  DPRD Berau, melalui pandangan tujuh Fraksi  akhirnya anggota Dewan  menyetujui tiga Raperda menjadi Perda,  Senin (23/8) kemarin. Meski menyatakan setuju terhadap tiga Raperda menjadi Perda, akan tetapi masing – masing Fraksi memberikkan catatan untuk diperhatikan.

Tiga Raperda yang disetujui oleh DPRD Berau yakni pertama, Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Berau tahun 2021-2026. Kedua, Raperda perubahan ketiga atas Perda nomor 1 tahun 2011 tentang Pajak Daerah. Dan yang ketiga, Raperda perubahan keempat atas Perda nomor 2 tahun 2011 tentang Retribusi Pemakaian Kekayaan Daerah.

Catatan beberapa Fraksi tersebut diantaranya seperti yang disampaikan Fraksi Golkar, Elita Herlina mengingatkan Bupati dan Wakil Bupati, untuk berkomitmen terhadap visi misi yang tertuang. Yakni mewujudkan Berau yang sejahtera, maju dan mendorong Pemkab meningkatkan SDM, pertanian, perkebunan, perikanan, sektor pariwisata juga mendukung UMKM untuk menjadi penggerak PAD.

Selain itu, fraksi lain juga memberikan beberapa catatan yang meminta agar 18 program yang tertuang dalam RPJMD, agar cepat direalisasikan. Karena saat ini masih dalam kondisi pandemi, Pemda diminta untuk dapat menunda program yang tidak terlalu mendesak, atau tidak terlalu berdampak pada penanganan COVID-19.

Pemda perlu melakukan terobosan agar UMKM di Berau tetap tumbuh, karena UMKM merupakan salah satu penopang pertumbuhan ekonomi. Selain itu, untuk dampak pandemi COVID-19, agar Bantuan Langsung Tunai (BLT) bisa segera direalisasikan. Ujar Sujarwo perwakilan Fraksi Nasdem.

“Karena sudah disetujui seluruh fraksi, mudahan semua bisa dijalankan. Kita akan jalankan dan memaksimalkan semua program yang sudah masuk dalam RPJMD,” ujar Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas.

Terkait masukan-masukan yang diberikan untuk penanganan COVID-19 dan dampak-dampaknya, pihaknya juga akan pertimbangkan. Intinya, bagaimana pembangunan yang ada saat ini bisa dimaksimalkan.(*)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *