Penyidik Kejagung Garap 12 Saksi Terkait Dugaan Korupsi PT ASABRI

  • Whatsapp
banner 468x60

JAKARTA — Tim Jaksa Penyidik pada Direktorat Penyidikan Jaksa Agung Muda Bidang Tindak Pidana Khusus (JAM PIDSUS) Kejaksaan Agung memeriksa 12 (dua belas) orang saksi yang terkait dengan Perkara Dugaan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Dalam Pengelolaan Keuangan dan Dana Investasi oleh PT. ASABRI (Persero) pada beberapa perusahaan periode tahun 2012 s/d 2019.

Adapun Saksi-saksi yang diperiksa antara lain:

Bacaan Lainnya

ES selaku Direktur Utama (Dirut) PT. Dana Pensiun Perkebunan, diperiksa terkait pendalaman tersangka 10 Manajer Investasi (MI);

IAS selaku Direktur Operasional PT. Corfina Capital, diperiksa terkait pendalaman tersangka 10 Manajer Investasi (MI);

S selaku Fund Accounting PT. Aurora Asset Management, diperiksa terkait pendalaman tersangka 10 Manajer Investasi (MI);

R selaku Finance dan Accounting PT. Aurora Asset Management, diperiksa terkait pendalaman tersangka 10 Manajer Investasi (MI);

S selaku Direktur PT. Oso Sekuritas, diperiksa terkait pendalaman tersangka 10 Manajer Investasi (MI);

DM selaku Direktur PT. Ciptadana Sekuritas, diperiksa terkait pendalaman tersangka 10 Manajer Investasi (MI);

TJ selaku Direktur PT. Panin Sekuritas, diperiksa terkait pendalaman tersangka 10 Manajer Investasi (MI); 

AUS selaku Direksi PT. MNC Sekuritas, diperiksa terkait pendalaman tersangka 10 Manajer Investasi (MI);

AA selaku Direksi PT. MNC Sekuritas, diperiksa terkait pendalaman tersangka 10 Manajer Investasi (MI);

W selaku Dirut PT. Maybank Kim Eng Sekuritas, diperiksa terkait dengan pendalaman keterlibatan pihak lain di PT. ASABRI (Persero);

AS selaku Dirut PT. Bumiputera Sekuritas, diperiksa terkait dengan pendalaman keterlibatan pihak lain di PT. ASABRI (Persero);

YSA selaku Dirut PT. CGS-CIMB Sekuritas Indonesia, diperiksa terkait dengan pendalaman keterlibatan pihak lain di PT. ASABRI (Persero);

Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Leonard Eben Ezer Simanjuntak SH MH mengatakan, Pemeriksaan saksi dilakukan untuk memberikan keterangan guna kepentingan penyidikan tentang suatu perkara pidana yang ia dengar sendiri, ia lihat sendiri dan ia alami sendiri guna menemukan fakta hukum tentang tindak pidana korupsi yang terjadi di PT. ASABRI (Persero).

“Pemeriksaan saksi dilaksanakan dengan mengikuti secara ketat protokol kesehatan antara lain dengan menerapkan 3M,”Pungkasnya.

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *