294 Narapidana Lapas Kelas IIA Balikpapan Terima Remisi

  • Whatsapp
banner 468x60

BALIKPAPAN — Walikota Balikpapan Rahmad Mas’ud hadir sekaligus memberikan secara langsung remisi kepada Narapidana Lapas Kelas IIA Balikpapan di Puncak HUT RI Ke 76. Selasa (17/8/21).

Adapun narapidana yang mendapatkan remisi diantaranya 289 Mendapatkan remisi umum dan 5 mendapatkan remisi khusus.

“Rasa syukur dalam memperingati hari kemerdekaan ini menjadi milik bagi segenap lapisan masyarakat, termasuk juga Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) yang juga merupakan bagian dari warga Negara yang tetap memiliki hak-hak yang dihormati dan dipenuhi. Salah satu hak yang dimiliki oleh WBP adalah hak mendapatkan pengurangan masa menjalani pidana (remisi) yang telah diatur secara tegas dalam pasal 14 ayat 1 UU Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan,”ujarnya.

Hal tersebut disampaikan Wali Kota Balikpapan, H. Rahmad Mas’ud, SE., ME dalam amanatnya ketika membacakan Sambutan Menteri Hukum dan HAM RI dalam kegiatan Penyerahan Remisi Umum Bagi Narapidana Anak Dalam Rangka Hari Kemerdekaan RI Tahun 2021 di Aula Rutan Kelas IIB Balikpapan (Selasa, 17/8).⠀

“Jadilah insan yang baik, hiduplah dalam tata nilai kemasyarakatan yang baik, taat aturan, mulailah berpartisitasi aktif dalam pembangunan untuk melanjutkan perjuangan hidup, kehidupan dan penghidupan sebagai Warga Negara, Anak Bangsa dan Anggota masyarakat di lingkungan tempat tinggal Saudara,” ujar Wali Kota yang menjelaskan bahwa pemberian remisi juga dapat mempercepat proses kembalinya Warga Binaan untuk menjalani kembali kehidupan bermasyarakat. ⠀

Wali Kota juga membacakan hal terkait kondisi pandemi yang terjadi, Negara kita masih dihadapkan dengan wabah pandemi yang diakibatkan oleh penyebaran Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

“Saat ini, penyebaran COVID-19 di wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia semakin massive dan meningkat, hal ini perlu menjadi perhatian dan tanggung jawab kita bersama untuk melakukan tindakan super ekstra dalam upaya pencegahan dan penanganan COVID-19 terutama pada Lapas, Rutan, dan LPKA,” imbuhnya. ⠀

Pelaksana harian Kepala Lapas (Kalapas) Kelas II A Balikpapan Timbul Aliansyah Pandjaitan, menjelaskan, pemberian remisi kepada narapidana berdasarkan Undang-Undang (UU) Nomor 12 Tahun 1995 tentang Pemasyarakatan, serta Keputusan Presiden Nomor 174 Tahun 1999 tentang Remisi. Dimana pemberian remisi kepada narapidana dapat dilakukan jika narapidana tersebut telah memenuhi syarat administratif maupun substantif.

Timbul Aliansyah menambahkan, syarat administratif yang dipenuhi yakni narapidana sudah divonis, mendapat kekuatan hukum tetap, serta telah menjalani masa hukuman minimal enam bulan masa pidana.

Selain itu, syarat lainnya dimana narapidana juga harus berkelakuan baik selama menjalani masa hukuman didalam lapas.


“Pemberian remisi ini diharapkan dapat menjadi stimulus bagi warga binaan lainnya untuk berkelakuan baik dan berperan aktif dalam program pembinaan yang diselenggarakan oleh Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Balikpapan,” kata Timbul Aliansyah.

Editor: Jhon Travolta

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *