Dibuka Jenderal TNI Andika Perkasa, Garuda Shield 15 Tahun 2021 Resmi Digelar

  • Whatsapp
banner 468x60

KSAD Jenderal TNI Andika Perkasa dan Commanding General USARPAC Jenderal Charles A. Flynn.(foto.Ist)

Balikpapan, rakyatkaltim.com – Latihan Bersama (Latma) Garuda Shield ke 15 Tahun 2021 yang digelar secara bersamaan di tiga daerah di Indonesia, diikuti Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD) dan United States Army ( Tentara Angkatan Darat Amerika Serikat) resmi dibuka. Pembukaan langsung oleh Kepala Staf Angkatan Darat (Kasad), Jenderal TNI Andika Perkasa secara daring. Rabu (4/8/2021). Upacara persiapan Balikpapan digelar di Lapangan Makodam VI Mulawarman, Balikpapan.

Hadir Gubernur Kalimantan Timur (Kaltim) Isran Noor, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto, Kapolda Kaltim Irjen Pol Herry Rudolf Nahak dan sejumlah pejabat terkait lainnya.

Pangdam VI Mulawarman , Mayjend TNI Heri Wiranto

Isran Noor menyambut baik dan sangat mengapresiasi Latma TNI-AD dan US Army, setidaknya Latma yang dilaksanakan dapat membangun hubungan Bilateral antar kedua negara, salah satunya terkait pembangunan dan pengembangan kapasitas TNI.

Disamping itu latihan bersama yang dilakukan antar kedua negara dapat meningkatkan kemampuan personil TNI-AD dalam sektor pertahanan, serta kualitas dan kapasitas personil, terang Isran Noor.

Sementara itu, Pangdam VI/Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto menuturkan jika agenda latihan bersama TNI AD dengan US Army sudah diagendakan sejak lama.

Pangdam menambahkan, jika Latma Garuda Shield dilakukan di Tiga lokasi berbeda yakni di Batur Raja, Sumatera Selatan, Ambarawang, Balikpapan dan Mukalisung Manado, Sumatera Utara.

Latma Garuda Shield tentunya diharapkan dapat menambah kemampuan prajurit TNI dengan cara berlatih bersama dengan tentara luar negeri salah satunya US Army.

Nantinya Latma Garuda Shield akan dilaksanakan dengan beberapa tahapan, diantaranya, bagaimana caranya untuk menyamakan materi dengan beberapa latihan yang bersifat Drill terkait menggunakan senjata ringan, melatih taktik, selanjutnya melangkah di lapangan.

Kemudian, latihan kedua yakni khusus senjata mortir dan Senjata Mesin Ringan (SMR) yang nantinya akan digunakan oleh semua pasukan.

Sementara untuk latihan diawal akan dilaksanakan di Markas Batalyon Infantri 600/Rider. Dimana latihan disana bersifat awal, sementara untuk latihan taktik akan dilaksanakan di medan latihan yang berada di Ambarawang.

Disinggung mengenai cuaca yang sering berubah-ubah, Mayjen TNI Heri Wiranto mengatakan jika kondisi cuaca di Kaltim khususnya memang susah ditebak dan berubah-ubah.

Tetapi, sebagai prajurit latihan dengan cuaca dan medan yang berbeda sudah biasa, bahkan US Army merasa sangat tertantang dan senang dengan kondisi cuaca panas.

Pasalnya, US Army selalu merasakan latihan dengan kondisi cuaca dingin, sehingga cuaca panas menjadi tantangan sendiri bagi mereka pada Latma Garuda Shield tahun ini.(**/eds)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *