DAS Jadi Perhatian Andi Harun Untuk Kendalikan Banjir di Samarinda

  • Whatsapp
banner 468x60

Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat tinjau DAS di kawasan Untung Surapati, Sungai Kunjang.(foto, dok Kominfo Smd)

Samarinda, rakyatkaltim.com – Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda sangat memperhatikan Daerah Aliran Sungai (DAS) dalam menata kota Tepian ( Teduh, Rapi, Indah dan Nyaman) sebutan kota Samarinda dalam dari upaya pengendalian banjir.

Andi Harun, Wali Kota Samarinda ini sangat memberikan porsi lebih terhadap permasalahan Ini. terlihat saat meninjau DAS Mahakam di jalan Untung Surapati, Sungai Kunjang tak jauh dari Kawasan jembatan Mahakam, tepatnya depan Gg. Al Mujahiddin, Senin (2/8/21).

Di sini terlihat, kesannya DAS ini masuk dalam tanah milik hotel. Padahal sebenarnya itu posisinya berada diluar kawasan hotel. “Jadi ini harus kita amankan,” ujar AH sapaan akrab Wali Kota Samarinda Andi Harun.

Jadi kemungkinan dalam beberapa hari ini, saya akan menurunkan tim untuk mengukur, karena saya sudah kantongi sertifikatnya, terang AH.

Dalam sertifikat dimaksud, jelas AH, sebagian besar bangunan mushala dan kafe di lokasi tersebut masuk dalam zona DAS. Lanjut Walikota, saat pemberian izin pembangunan hotel bahwa kafe yang ada didepannya harus dibongkar. Namun sampai saat ini ternyata kafe belum dibongkar.

‚ÄúTapi Insya Allah, dalam waktu satu atau dua hari ke ke depan, saya akan terbitkan surat perintah untuk pembongkaran kafe ini. Tentu sesuai SOP (Standar Operasional Prosedur). Kita akan minta kepada yang bersangkutan dalam hal ini pemilik kafe untuk melakukan pembongkaran secara mandiri. Tapi tetap kita berikan batas waktu. Jika yang bersangkutan tidak dapat membongkarnya secara mandiri, maka tim bongkar bangunan dari Satpol PP yang akan melakukan pembongkaran,” tegas politisi Gerindra ini. (***)

Sumber: PPID kota Samarinda.

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *