Salut, ASN Pemkot Samarinda Rela TTP Disalurkan Bagi Masyarakat Terdampak Covid-19

  • Whatsapp
banner 468x60

Gedung Balai Kota Samarinda. (foto, Ist)

Samarinda, rakyatkaltim.com – Pemerintah Kota (Pemkot ) Samarinda bekerjasama dengan Radio Republik Indonesia (RRI) Kaltim mensosialisasikan penggalangan dana yang dilakukan Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkot di masa Pandemi Corona virus Desease 2019 (Covid-19) untuk membantu warga yang terpapar dan sedang menjalani isolasi mandiri (isoman). 

Bacaan Lainnya

Kegiatan sosialisasi secara Virtual ini disiarkan secara langsung melalui gelombang RRI, Jumat (30/7/21) pagi.

Dr. Ali Fitri Noor, MM Asisten III Sekretariat Pemkot samarinda

Penggalangan dana ini dilakukan murni sebagai aksi bentuk kemanusiaan, dan ini tidak hanya kami lakukan pada saat PPKM Level 4  saja, sebelumnya juga sudah kami lakukan sejak era Wali Kota terdahulu, saat mulainya wabah virus corona di masa Wali Kota Samarinda Bapak Syaharie Jaang, jelas Asisten III sekretariat kota Samarinda, Dr. Ali Fitri Noor, MM.

“Untuk sumber pendanaannya, kegiatan bantuan sosial yang akan disalurkan ini berasal dari pemotongan Tambahan Penghasilan Pegawai ( TTP) ASN di lingkungan Pemkot Samarinda,” Imbuhnya.

Nantinya jelas dia, hasil pemotongan dari tunjangan ASN tadi akan dibelanjakan dalam bentuk paket sembako senilai Rp 100 ribu tiap paketnya, yang mana akan didistribusikan kepada masyarakat yang menjalani isoman serta keluarga yang perekonomiannya terdampak akibat pandemi Covid-19.

Selain itu, lanjut Ali, bantuan juga ada dalam bentuk vitamin dan obat-obatan. Paket ini khusus bagi warga yang menjalani isoman. Pendanaannya sendiri bersumber dari sisa pemotongan TPP ASN pada 2020 silam, sebesar Rp 100 juta.

“Jadi pengumpulan dari hasil dana tunjangan pegawai nanti akan diawasi oleh Inspektorat Kota Samarinda,” tegas Ali.

Sementara, Wakil Ketua DPRD Kota Samarinda Subandi yang ikut hadir dalam dialog interaktif secara virtual ini, sangat menyambut baik dan menyampaikan apresiasinya kepada ASN Pemkot Samarinda yang bersedia dipotong tunjangan untuk tambahannya dalam membantu warga yang terdampak, guna meringankan beban masyarakat  melalui penyaluran bantuan sosial.

“Saya mulanya sempat tidak setuju, karena pemotongan TPP pegawai ASN bisa melanggar peraturan yang sudah di tetapkan. Tapi ternyata aksi ini merupakan pengalangan dana kemanusiaan yang berlandaskan keihklasan jadi patut diapresiasi. Karena disaat situasi PPKM Level 4 sekarang tentunya masyarakat sangat membutuhkan sentuhan sosial. Khususnya mereka yang memang terdampak karena pandemi Covid 19,”ungkapnya. (HIR/CHA/KMF-SMD)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *