Berenang Di Sungai Wain, Fikri Tewas Tenggelam

  • Whatsapp
banner 468x60

Almarhum Fikri saat disemayamkan di rumah duka. (foto.Ist)

Balikpapan, rakyatkaltim.com – Korban yang tenggelam di waduk Sungai Wain, Balikpapan Barat, Kamis (29/7/21) sore kemarin akan dimakamkan Hari ini, Jumat (30/7), setelah disemayamkan di rumah duka RT 044, Kelurahan Batu Ampar, Balikpapan Utara sejak diambil dari RS Kanujoso, Kamis malam.

Seperti diketahui, korban Fikri (25) tenggelam saat berenang bersama 6 temannya di Waduk Sungai Wain yang ada di KM 13 Kariangau ,kecamatan Balikpapan Barat, sedangkan pemuda ini adalah warga RT 044, Kelurahan Batu Ampar Kecamatan Balikpapan Utara, Korban berangkat dari rumahnya pada sore hari bersama 6 orang temannya untuk berenang di Waduk.

Fikri, dikabarkan tewas saat sedang asik berenang di Waduk Sungai Wain karena tenggalam di kedalaman 5 meter. Upaya pertolongan yang dilakukan teman bermainnya pada saat itu tidak berhasil karena diduga terjebak lumpur. .

Dilansir dari media pamungkas news id, Heri teman korban mengatakan, korban saat berenang tepat di titik air yang berlumpur. Akibatnya karena tekanan lumpur cukup kuat, kami tidak bisa menjangkau sehingga sulit untuk menolong.

“Kami bersama teman yang lain sudah berusaha menolong, tapi kesulitan. Karena ditempat Fikri berenang berlumpur, Om ”, jelasnya.

Karena tidak berhasil menolong , keenam pemuda ini langsung berinisiatif melaporkan kejadian ke petugas Babinsa. Tak lama Tim Basarnas kota Balikpapan langsung tiba di lakosi kejadian.

Kepala Seksi (Kasi) Operasi dan Siaga Basarnas Balikpapan Octavianto, membenarkan telah menerima laporan korban tenggelam di waduk Sungai Wain, Kilometer 13, pukul 17.25 wita.

“Begitu ada laporan, kami bersama tim langsung menuju tempat kejadian perkara (TKP),” jelas Oktavianto.

Tim SAR langsung melakukan pencarian, dan korban berhasil ditemukan pada kedalaman kurang lebih 5 Meter di dasar waduk.

“Korban ditemukan di dasar waduk dengan kedalaman kurang lebih 5 meter, sedangkan kondisi korban ditemukan sudah tidak bernyawa atau meninggal dunia, dan langsung di evakuasi untuk di bawa ke RS Kanujoso Djatiwibowo untuk keperluan visum dan selanjutnya langsung akan diserahkan kepada pihak keluarga,” jelas Octavianto.

Sementara itu, Ketua RT 044 Budi Santoso membenarkan tentang ada salah satu warganya yang meninggal karena tenggelam,

“Benar, korban merupakan warga kami, dan anak ini berstatus anak yatim. Korban dibawa pulang ke rumah duka sekira pukul 21.30 dan rencananya akan dikebumikan, Jumat (30/7/21), ujarnya.(**)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *