Menghadap Gubernur, Andi Harun Curhat Masalah Penanganan Covid-19 di Samarinda

  • Whatsapp
banner 468x60

Gubernur Kaltim Isran Noor saat menerima Wali Kota Samarinda Dr.Andi Harun. (foto, Istimewa)

Samarinda, rakyatkaltim.com – Wali Kota Samarinda, Dr.Andi Harun didampingi Wakil Walikota Dr.H Rusmadi serta Sekda Dr.Sugeng Chairudin, Kepala Dinas Kesehatan, dr.Ismid Kosasih dan Dr.Ali Fitri Noor, Asisten III datang menghadap Gubernur Kalimantan Timur, Isran Noor, Jumat (23/7/31).

Kedatangan rombongan Wali Kota Samarinda guna melaporkan perkembangan penanganan Corona Virus Desease 2019 (covid-19) dan kondisi Krisis yang dihadapi Rumah Sakit yang ada di kota Samarinda, baik milik pemerintah maupun swasta.

” Salah satu poin penting yang sangat perlu mendapat perhatian adalah situasi dilematis yang dialami Rumah Sakit Pemerintah dan Swasta saat ini, ujar Andi Harun.

Terutama cash flow yang ada di RS baik pemerintah atau swasta sedang “bermasalah” ini disebabkan menurunnya pemasukan di RS sangat drastis akibat kurangnya pasien non covid. Sementara klaim dari Kementerian Kesehatan RI tak kunjung datang (dibayar), imbuh AH panggilan akrab Andi Harun.

Hingga hari ini dikabarkan, klaim RS AW Syahranie menunggak Rp 90 milyar, RS. I.A. Moeis menunggak hingga Rp 30 milyar, termasuk tunggakan puluhan milyar juga dialami rumah sakit-rumah sakit swasta di kota Tepian (sebutan kota Samarinda), jelas AH.

“Rumah Sakit penangan pasien Covid benar-benar berada dalam situasi pelik, satu sisi rumah sakit wajib menangani pasien Covid-19, sedangkan disisi lain cash flow rumah sakit dalam kondisi ‘sesak nafas,” beber Politisi Partai Gerindra ini.

Sementara keadaan APBD Kabupaten/Kota yang terimbas dampak Covid-19 l, ikut “Sakit” merupakani beban tambahan bagi Kabupaten /Kota, tegasnya.

Untuk itu, lanjut AH, Pemkot Samarinda mengusulkan kepada Gubernur agar Pemprov Kaltim sementara ini membantu dana talangan agar RS yang ada tetap bisa bertahan guna melakukan pelayanan penanganan pasien Covid-19. Kelak apabila klaim RS telah terbayarkan oleh Kemenkes RI maka dana talangan akan dikembalikan ke Pemprov Kaltim.

Saat ini, Pemerintah Kota Samarinda sedang menyiapkan skema talangan kepada RS. I.A. Moeis Samarinda. Namun tentunya Pemkot tidak bisa bekerja sendiri, melainkan butuh bantuan Bapak Gubernur, jelas Wali Kota

“Mudahan Bapak Gubernur Kaltim berkenan mempertimbangkan saran dan permohonan dimaksud. Sehat dan sukses selalu Pak Gubernur, aamiin,” tutur Andi Harun.(***)

Sumber: PPID kota Samarinda

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *