Parlin: Bantu Tim Kesehatan Covid-19, Perdayakan Satgas Kelurahan dan RT

  • Whatsapp
banner 468x60

Parlindungan Sihotang,SE anggota DPRD kota Balikpapan.

Balikpapan, rakyatkaltim.com – Kasus Covid-19 di Balikpapan saat ini cukup tinggi. Banyaknya kasus berbanding terbalik dengan ketersediaan ruangan di Rumah sakit yang ada di Balikpapan sehingga banyak pasien yang terkendala dengan ketersediaan ruangan di rumah sakit.

Inilah yang menjadi perhatian Parlindungan Sihotang,SE Politisi Partai NasDem yang juga anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kota Balikpapan dari Komisi IV.

Parlin, panggilan akrab Parlindungan mengatakan, sebaiknya Pemerintah memberdayakan petugas Satgas Kelurahan dan RT yang sudah dibentuk untuk menjadi Garda Terdepan dan Perpanjangan tangan dari Puskesmas di wilayahnya masing masing.

“Tentunya dalam hal melayani dan memberi edukasi bagi pasien yang dengan gejala ringan dan isoman tanpa harus keluar rumah dan pergi sendiri ke Puskesmas atau Rumah sakit untuk mengambil obat atau konsultasi” ujar Parlin.

Namun pemerintah harus memperhatikan kesejahteraan bagi anggota satgas yang bertugas dengan memberi insentif, sehingga mereka tidak lagi perlu memikirkan yang lain dan fokus dalam bertugas.

Dijelaskan Parlin, untuk itu saya sarankan kepada pemerintah untuk menempatkan satu tim kesehatan di kelurahan, seperti Dokter dan Tenaga Medis untuk bertugas sekaligus sebagai mentor bagi Satgas kelurahan dan rt.

Disini fungsi petugas satgas adalah, selain sebagai bentuk pengawasan juga pengantar obat obatan dan membantu segala keperluan agar pasien tidak usah lagi keluar rumah, juga sebagai penghubung apabila pasien yang isoman memerlukan informasi dan interaksi mengenai permasalahan kesehatannya. Sehingga pasien isoman tidak seperti berjuang sendiri tanpa ada pendamping selama dia menjalani isolasi mandiri di rumahnya.

Lanjut Parlin, sementara fungsi dokter yang ada di kelurahan ini adalah sebagai pengawas pasien isoman dibantu Satgas kelurahan dan RT. Misal, ada pasien OTG (Orang Tanpa Gejala) atau warga yang mengalami gejala ringan, Dokter ini bisa langsung datang atau berkomunikasi dengan pasien tanpa pasien harus keluar rumah.

Saat ditanya mengenai kurangnya Nakes yang ada di Puskesmas, Parlin menyarankan, perdayakan dokter dokter swasta yang ada. Kan banyak dokter swasta yang punya praktek di kota Balikpapan. Setidaknya setiap dokter umum pasti mengerti tentang penanganan pasien yang masih bergejala ringan.

Sementara terkait penerapan penutupan jalan jalan utama di Baikpapan, ini kata Parlindungan, penerapan penutupan jalan saat ini dirasa kurang efektif. kenapa demikian? contoh, yang berjualan boleh buka tapi saat kita akan membeli makanan untuk malam hari akses menuju warung/rumah makan sudah di blokir (tutup).

“Dan penutupan jalan ini juga tentu butuh anggaran yang tidak sedikit. Jadi saya menyarankan dibuka saja dan biarkan warga berusaha sehingga ekonomi berjalan namun dengan tetap menerapkan PROKES yang ketat, ini akan lebih baik,” pungkasnya. (Eds)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *