Andi Harun: Giatkan Ekonomi Boleh, Asalkan Taat Prokes dan Tutup 21.00 WITA

  • Whatsapp
banner 468x60

Wali Kota Samarinda, Andi Harun saat mendatangi beberapa tempat keramaian di Samarinda.(foto. dok Diskominfo)

Samarinda, rakyatkaltim.com – Disiplin Protokol Kesehatan (Prokes) di masa Pandemi Corona virus Desease 2019 (covid-29) yang kian meningkat menjadi perhatian lebih dan terus didengungkan Wali Kota Samarinda Andi Harun kepada warga kota Samrinda.

Bacaan Lainnya

Bahkan untuk memastikan itu, Jumat 9 Juli 2021 kemarin, orang nomor satu di Kota Samarinda ini memimpin langsung operasi yustisi ke sejumlah titik keramaian yang menjadi konsentrasi masyarakat di Kota Tepian (sebutan kota Samarinda). 

Mulai dari Samarinda Central Plaza (SCP), salah satu hotel di Jalan Mulawarman, Komplek Citra Niaga, kafe di sepanjang Jalan Muso Salim, hingga terakhir di sejumlah warung kopi di daerah Voorvo, Samarinda Ulu.

Selain memastikan taat prokes, sekaligus untuk memastikan sejumlah tempat usaha itu taat terhadap Instruksi Wali Kota yang isinya wajib tutup pada pukul 21.00 WITA.

“Yang perlu kita ingatkan adalah di sini ada juga kepentingan kesehatan masyarakat banyak, memang aktivitas ekonomi harus tetap berjalan dengan berjualan seperti ini. Namun ada beberapa kasus dari laporan Dinas Kesehatan bahwa ada keluarganya yang pulang dari kafe kemudian masuk ke rumah dan terinfeksi ke anggota keluarga yang lain. Ini yang perlu kita jaga,” ujar AH sapaan akrab Wali kota Samarinda di sela-sela kegiatan operasi yustisi kebijakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) itu.

Kata AH, di samping masyarakat kecil mencari rezeki dengan berjualan, akan tetapi harus juga menjaga keselamatan dan kesehatan orang banyak.

“Malam ini saya bersama Pak Dandim dan Kapolresta, beserta seluruh jajaran turut memantau langsung. Karena di dalam empat hari terakhir ini terjadi lonjakan kasus Covid-19 yang cukup besar,” terang AH.

Ia berharap, Kota Samarinda tidak masuk dalam PPKM darurat. Oleh sebab itu, kesadaran masyarakat lebih penting saat ini di dalam memutus mata rantai Covid-19.

“Kalau semua masyarakat taat akan prokes, kita yakin kasus Covid-19 akan melandai. Dan kita pernah berhasil untuk itu. Kalau masyarakatnya disiplin, dalam beberapa hari ke depan kita bisa menekan. Karena sekali lagi, kunci sebenarnya ada di masyarakat,” tegas Wali Kota. (**)

Sumber: PPID kota Samarinda.

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *