Tingkatkan Kinerja, DKK Samarinda Gelar Rakor Internal

  • Whatsapp
banner 468x60

Kepala Dinas Kesehatan Kota Samarinda, dr.Ismid Kosasih saat buka Rapat Internal Koordinasi dan Pemantapan Kinerja DKK Samarinda.(foto, Ist)

Samarinda, rakyatkaltim.com – Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Samarinda, dr Ismid Kosasih pimpin langsung Rapat Internal Koordinasi dan Pemantapan Kinerja DKK Samrinda, sekaligus untuk menjalin silaturahmi kepada seluruh jajaran lingkungan DKK juga mengevaluasi tugas pokok dan fungsi dari setiap unsur dalam struktur organisasi dalam capaian kinerja di Ruang Rapat Utama Balai Kota, Rabu (16/06/2021).

Bacaan Lainnya

Rapat koordinasi (Rakor) dihadiri para pejabat eselon III dan IV dilingkungan DKK Samarinda.

“Dari 10 program unggulan di 100 hari kerja Wali Kota dan Wakil Wali Kota Samarinda, ada 5 hal besar yang harus dilakukan, dan hal pertama yang harus dilakukan ada hubungannya dengan Dinas Kesehatan. Yakni penanganan corona virus desease 2019 (covid-19) di Kota Samarinda,” ucap Ismid mengawali sambutannya.

Penanganan covid-19 di Samarinda sendiri menurutnya ada 7 hal yang terus dilakukan Dinas Kesehatan, dimana hal itu bagian dari tugas tim Satuan Tugas (Satgas) covid-19 dan DKK termasuk dalam bagiannya. Ia menterjemahkan ada 3 hal pokok yang harus dilakukan dalam 100 hari kerja Wali Kota beberapa waktu lalu.

“Alhamdulillah Dinas Kesehatan mampu menterjemahkan apa yang menjadi keinginan Wali Kota – Wawali,” ungkap Ismid.

Terkait 3 hal pokok tadi diantaranya pelaksanaan 3T yakni Testing, Tracing dan Treatment. Sedangkan yang kedua peningkatan Herd Immunity, dimana jelas Ismid, yakni pemenuhan atau pencapaian secara optimal vaksinasi di Kota Samarinda. Terakhir peningkatan peran Puskesmas dalam penanganan covid-19.

“Hal ini kita terjemahkan dalam pelaksanaan penata laksanaan pasien-pasien covid di pusat karantina (puskar), setengah bulan setelah Wali Kota dan Wawali dilantik saya selaku Kepala Dinas berpikir bahwa kita harus meningkatan puskar ini bukan hanya 1, dan hingga hari ini kita telah meningkatkan 4 peran puskar, yaitu puskar Sungai Siring, puskar Bapelkes, puskar lempake dan puskar di Palaran. Artinya dengan peningkatan peran itu secara tidak langsung bisa menjadi bumper apabila terjadi lonjakan pasien covid di Rumah Sakit,”ungkapnya.

Selain menggelar rakor, dalam kesempatan itu, Instansinya juga membahas rencana strategis Dinas Kesehatan Kota Samarinda oleh Kepala Bidang Pencegahan dan Penanggulangan Penyakit, Osa Rafshodia. (*)

Sumber: FER/CHA/KMF-SMD

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *