Tegas, Kapolres Bulungan Akan Tindak Oknum Polisi Yang Masuk THM

  • Whatsapp
banner 468x60

TANJUNG SELOR — Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Bulungan AKBP Teguh Triwantoro, memastikan akan tindak tegas anggotanya yang mencari hiburan di Tempat Hiburan Malam (THM). Menurut Teguh, tindak tegas sesuai aturan dan perintah Kapolri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo melalui surat telegram yang dikirim belum lama ini.

Teguh mengatakan, penegakan aturan tersebut dilakukan secara merata. Tidak ada pengecualian bagi personel – personel tertentu. Terlebih mengunjungi THM untuk mencari hiburan, juga melanggar peraturan disiplin Korps Bhayangkara.

“Sebenarnya sudah ada peraturan disiplin bagi Anggota Polri. Salah satunya memasuki tempat terlarang, kecuali dalam rangka tugas. Salah satunya THM masuk kategori tersebut,” kata Teguh saat diwawancara awak media usai menghadiri Pembukaan TMMD Ke-110 di Kantor Pemkab Bulungan, Selasa (2/3/2021).

Lanjut dia, aturan larangan personel masuk THM, sebenarnya sudah dijalankan dia saat menjabat Kapolres Kabupaten Nunukan. Langkah tersebut, Teguh ambil karena menyadari banyaknya potensi perkelahian yang melibatkan oknum aparat di sana. Khususnya setelah mengkonsumsi minuman keras (miras).

“Sebagaimana kita ketahui, karena kejadian kemarin, Mabes Polri keluarkan telegram anggota dilarang masuk THM. Ini pun sudah saya antisipasi sejak awal. Bahkan saat di Polres Nunukan,” ujarnya. “Waktu itu, pengelola THM di Nunukan saya panggil semua. Saya sampai buat sayembara, jika ada anggota masuk ke situ (THM) dan pemiliknya lapor ke saya, saya beri bonus. Tapi kalau tidak lapor, saya tindak tegas,” imbuh Kapolres.

Secara teknis, Teguh pun langsung turun tangan melakukan pengecekan di lapangan. Ini dilakukan agar seluruh personel benar-benar sadar jika aturan yang dibuat tidak main – main.

“Saya sudah hampir setiap malam keliling. Saya pasang mata juga jika ada oknum anggota masuk, saya dapat laporannya. Apalagi di Tanjung Selor sini kita ketahui jumlah THM berapa,” tegasnya.

“Penindakan nantinya sesuai tingkatan pelanggaran. Mulai dari kode etik hingga disiplin. Ini adalah atensi pimpinan agar pengawasan bisa benar-benar maksimal,” kata Teguh melanjutkan.

Sementara itu, tindakan tegas juga akan dilakukan mengenai penyalahgunaan narkoba di jajaran kepolisian. Sesuai Telegram dari Kapolri, oknum terlibat tidak akan ditolerir. Baik sebagai pemakai, pengedar hinga bandar.

“Aturan sudah jelas, bisa PTDH (Pemberhentian TIdak Dengan Hormat). Kemarin, awal 2021 semua personel tes urine. Setelah tes ada personel yang positif, saat ini sudah diajukan untuk pidana umum. Kami juga akan  selalu tes urine untuk pengendalian dan pengawasan melekat,” jelas Teguh.

Teguh meminta semua personel memahami jika bersihnya Personel Kepolisian dari penyalahgunaan narkoba, merupakan modal awal tambahan untuk lakukan pemberantasan di lapangan secara maksimal.

“Saya sudah sampaikan kepada anggota Polres Bulungan, sebelum melakukan tindakan, paling tidak bisa memberikan contoh ke masyarakat. Ibaratnya, sebelum sapu digunakan untuk membersikan, sapu yang digunakan harus bersih terlebih dahulu,” pungkasnya. (*)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *