Polisi Amankan Sabu 1 Kilo, Dua Kurir di Janjikan 35 Juta, Satu Orang Pemain Lama

  • Whatsapp
banner 468x60

Foto: Kapolsek Samarinda Ulu, Kompol Ricky Ricardo Sibarani bersama jajaran merilis penangkapan sabu 1 kilo (Muhammad Budi Kurniawan)

Samarinda – Pengungkapan kasus Narkotika jenis sabu seberat satu kilo, oleh jajaran Polsek Samarinda Ulu, pada Sabtu (27/2) lalu, tak luput dari peran masyarakat, hingga akhirnya berbuah hasil.

Diketahui, dua pelaku warga jalan RI Sutami merupakan kurir diamankan jajaran kepolisian yakni M (53) dan J (33). Menurut Kapolsek Samarinda Ulu, Kompol Ricky Ricardo Sibarani, salah seorang pelaku berinisial M merupakan pemain lama yang sempat mendekm 5 tahun pada 2011 dengan kasus yang sama.

“Pelaku (M) adalah pemain lama, sempat medengkam di penjara dengan kasus yang sama, sedang J ini rekannya baru pertama ikut jejak M,” jelas Ricky saat mengelar konpersi pers di Makoposek Samarinda Ulu pada Senin (1/3/2021).

Ia menjelaskan, kedua kurir tersebut di janjikan uang oleh seseorang berinisial O yang saat ini masih dalam pengejaran pihak kepolisian. Barang haram tersebut rencananya akan di kirim ke wilayah Tanjung Kalimantan Selatan (Kalsel).

“Pelaku M di janjikan 25 juta, sedangkan J dijanjikan 10 juta, jika barang itu sampai ke Tanjung,” ungkapnya.

Ricky menambahkan, Dari pengakuan M sebelumnya, dirinya pernah berhasil mengantarkan sabu tersebut ke daerah Kalsel.

“Jadi M ini sudah pernah sekali mengantar sabu-sabu ke wilayah Kalsel, dengan imbalan 10 juta,” paparnya.

Dari pengakuan M, dirinya yang merupakan supir travel, terpaksa mengulangi perbuatannya lantaran kepepet mencukupi kebutuhan sehari-hari.

“Uangnya buat sehari-hari pak, terpaksa mau lantaran di iming-iming uang banyak,” singkat M saat di wawancarai awak media.

M dan J di amankan, berkat laporan warga yang menyebut akan ada pengiriman sabu-sabu di wilayah Samarinda. Keduanya diamankan saat tengah berhenti di lampu merah (Depan SMA Melati) jalan Harun Nafsu Kelurahan Rapak Dalam, Kecamatan Loa Janan Ilir pada Sabtu (27/2/2021) pukul 17.30.

Hingga saat ini, pihak kepolisian masih mencari keberadaan O, merupakan pemilik sabu-sabu, yang masih diketahui berada di Kalimantan.

“Kita belum tau pelaku O ini ada di lapas atau tidak, sebeb dari kasus ini O ini sangat pintar, mereka hanya berkomunikasi lewat handphone dan tak pernah bertemu, jadi susah buat di lacak,” beber Kompol Ricky.

Kedua pelaku M dan J saat ini masih berada di Polsek Samarinda Ulu guna pemeriksaan lebih lanjut. Keduanya di jerat pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 112 ayat (2) huruf a UU RI No.35 tahun 2009 tentang Narkotika, dengan ancaman minimal 6 tahun dan maksimal 20 tahaun penjara.(*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *