Kapal Diperiksa Polisi, Pemilik Beserta ABK Nekat Terjun ke Sungai Mahakam, 2 Orang Hilang

  • Whatsapp
banner 468x60

Foto: Tim SAR gabungan bersama Polair, melakukan pencarian kepada dua orang yang diduga tenggelam di perairan sungai Mahakam (istimewa)

Samarinda – Dua orang yang terdiri dari pemilik kapal berinsial AL bersama Anak Buah Kapal (ABK) berinisial MW diduga hilang dan tenggelam di perairan sungai mahakam kawasan Jalan Bung Tomo, Kelurahan Mesjid, Samarinda Seberang pada hari Rabu (10/2/2021) pukul 14.15 Wita.

“Waktu itu saya dan 4 ABK lainnya sedang melakukan bongkar muat limbah batu bara di atas ponton. Sedangkan pemilik kapal (AL) sedang berada di ruang kemudi. Tiba-tiba saja ada kapal motor dengan 3 anggota Polisi menghampiri dan 1 anggota mereka menaiki kapal kami dan mendatangi pemilik kapal untuk diperiksa,” tutur Arif Anak Buah Kapal saat dikonfirmasi Rabu (10/2/2021).

Ia menjelaskan, tiba-tiba saja terdengar keributan antara AL dengan anggota Polisi di ruang kemudi. Perebutan kemudi kapal pun terjadi. Diketahui, anggota Polisi meminta untuk kapal tersebut dibawa ke Posko sedangkan pemilik kapal bersikeras untuk tetap terus menguasai kemudi. Arif menyaksikan anggota Polisi akhirnya berhasil menguasai kemudi yang membuat pemilik kapal keluar dari ruang kemudi dan mengajak ke-5 ABKnya untuk terjun ke sungai Mahakam.

“Pemilik kapal (AL) tiba-tiba langsung suruh kami terjun ke sungai. Kami pun menuruti perintah pemilik kapal. Saya melihat pemilik kapal terakhir kali membawa jerigen plastik saat sebelum terjun, karena yang saya tau pemilik kapal tidak bisa berenang,” terang Arif.

Arif menjelaskan, pertamakali yang melakukan aksi terjun dilakukan oleh AL, kemudian disusul dengan dirinya dan ke-4 ABK lainnya termasuk MW.

Setelah berada di perairan sungai, dirinya melihat jerigen yang digunakan AL terlepas lantaran kelelahan, dan tergulung ombak. Sedangkan MW ia terakhir kali melihat saat di atas kapal dan tak pernah melihatnya lagi saat di perairan.

“Terakhir kali saya lihat, kapal kami yang dibawa oleh anggota polisi terus berlayar. Akhirnya kami ditolong oleh salah satu kapal yang melintas,” ungkapnya.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, Melkianus Kotta, yang mendapat informasi adanya orang tenggelam, langsung mendatangi lokasi pada pukul 16.00 Wita.

“Infonya ada dua orang yang tenggelam, jadi kami langsung menuju kesana untuk melakukan pencarian,” jelasnya.

Hingga kini anggota Unit Siaga SAR Samarinda dari Kantor Pencarian dan Pertolongan Kelas A Balikpapan, masih melakukan pencarian kepada terduga korban tenggelam.

“Tim SAR gabungan bersama Polair, masyarakat sekitar, dan juga para relawan di Samarinda masih melakukan pencarian dengan peralatan SAR air lengkap,” pungkasnya.(*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *