Ancam Pakai Badik, Pria Asal Kukar Perkosa Istri Teman Sendiri

  • Whatsapp
banner 468x60

Foto: Cecep saat diamankan Polsek Loa Janan lantaran telah memperkosa AF yang tak lain merupakan istri dari rekannya (istimewa)

Kutai Kartanegara – Benar adanya pepatah pagar makanan, hal itu lah yang dirasakan pria asal Kukar berinisial AS (27). Bagaimana tidak, Rekan AS yakni Cecep (34) warga Kecamatan Loa Janan, Kutai Kartanegara (Kukar) tega memperkosa istri temannya sendiri berinisial AF (20). Perbuatannya itu dilakukan saat AF tengah sendiri di rumahnya pada Kamis (21/1/2021) pukul 16.00 Wita.

“Iya pemerkosaan terjadi di rumah korban,” jelas Kapolsek Loa Janan, AKP Yasir saat di hubungi, Senin (26/1/2021)

Sebelum memperkosa, Cecep awalnya mengajak suami korban berinisial AS (27) yang berada di rumah, untuk pergi keluar. Namun setelah di luar Cecep meninggalkan AS di rumah Cecep yang berjarak 3 Kilometer dari rumah AS, kemudian beralasan pergi lantaran ada urusan.

“Pelaku ini sengaja meninggalkan suami korban di rumah pelaku, kepada suami korban, pelaku beralasan pergi lantaran ada urusan, kemudian pelaku datang kembali menemui istri rekanya ini,” terangnya.

Yasir menjelaskan, sesampainya di rumah AF, Cecep yang berada di depan rumah kemudian meminta segelas air kepada AF, saat AF ke dapur mengambil minuman, Cecep tanpa pikir panjang langsung masuk kedalam ruang tamu, AF yang merasa keberatan menyuruh Cecep keluar. Namun Cecep Engan keluar dan memaksa AF untuk berhubungan badan.

“Pelaku mendorong korban hingga terjatuh, dan langsung mengkunci pintu, saat itu korban pun sempat berteriak, namun pelaku yang membawa senjata tajam mengacam korban dengan sebilah badik agar korban menuruti nafsu bejat pelaku,” ungkapnya.

Lebih Lanjut Yasir menerangkan, lantaran perbuatan itu, AF dan suaminya melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Loa Janan.

“Sehari setelah kejadian (22/1), korban melaporkan kepada kami, atas laporan itu kami langsung mengamankan pelaku di rumahnya dengan barang bukti sebilah badik,” ucapnya.

Yasir menambahkan, pelaku pemerkosaan ini merupakan residivis, dengan kusus pencurian alat beras.

“Pelaku merupakan residivis yang baru beberapa bulan keluar, dengan kasus pencurian,” pungkasnya.

Atas kejadian itu Cecep pun harus kembali ke belik jeruji besi, dan di sangkakan pasal 285 KHUP undang-undang darurat dengan ancaman di atas 5 tahun penjara.(*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *