Depersi, Pria Samarinda Akhiri Hidup, Tulis Pesan di Dinding Rumah

  • Whatsapp
banner 468x60

Foto: Di duga pesan yang di tulis HS, sebelum nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri (Muhammad Budi Kurniawan/Rakyatkaltim.com)

Rakyatkaltim.com, Samarinda – Pria berinisial HS (58) warga Samarinda di temukan tewas tergantung lantaran diduga mengalami depersi.

HS ditemukan tergantung di dalam rumahnya di jalan Mulawarman, kelurahan Karang Mumus, kecamatan Samarinda Kota, Samarinda. Ditemukan tewas gantung diri dirumanya. Rabu siang (13/1/2021), pukul 12.30 Wita.

Informasi yang di himpunan dari media ini, dari keterangan, Aspiani Ketua RT setempat
mengatakan pertama kali yang mengetahui kejadian tersebut saat keluarga korban hendak mengantarkan makanan.

Namun ketika hendak mengetuk pintu, pihak keluarga tidak mendapatkan respon dari dalam rumah HS. Curiga karena tidak mendapat respon, keluarganya pun langsung mendobrak paksa rumah tersebut dan mendapati bahwa HS sudah tewas tergantung didalam rumah.

“Semalam masih berpapasan di jalan dengan korban, dan korban memang tinggal sendiri di rumah ini,” ucap Aspiani, saat ditemui di lokasi Tempat Kejadian Rabu (13/1/2021).

Lanjut Aspiani, Pihak keluarga yang mendapati HS tergantung kemudian berusaha menurunkan jasad korban tanpa menunggu aparat kepolisian datang ke Tempat Kejadia Perkara (TKP).

“Tadi pihak keluarga langsung mencoba menurunkan korban dengan harapan korban masih bisa diselamatkan, namun waktu diturunkan korban sudah meninggal dunia,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepolisian yang menerima laporan dari masyarakat langsung menuju Tempat Kejadian Perkara (TKP), guna melakukan pemeriksaan lebih lanjut karena sebelum HS nekat mengakhiri nyawanya, ia sempat menuliskan banyak pesan di dinding rumahnya yang bertuliskan unek-uneknya.

“Mendapati laporan kami langsung menuju TKP sekitar Pukul 12:30 Wita. Banyak tulisan di dinding, dan kami masih melakukan penyelidikan lebih lanjut terkait korban tersebut, ungkap Kapolsek Samarinda AKP M Aldy Harjasatya saat dikonfirmasi.

Saat ini korban sudah berada di rumah sakit Abdul Wahab Sjahranie guna pemeriksaan lebih lanjut, untuk mengetahui penyebab kematian HS.

“Korban sudah di bawah ke rumah sakit, untuk dilakukan visum, kami masih nunggu hasilnya,” pungkasnya.(*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *