Pelaku Asal Nunukan yang Ngamuk Tewas, Setelah Mendapatkan Perawatan Rumah Sakit

  • Whatsapp
banner 468x60

Foto: Andi Sudarmin saat dirawat di rumah sakit lantaran tertembah peluru polisi saat melawan (istimewa)

Rakyatkaltim.com, Samarinda – Andi Sudarmin (44), pria asal Nunukan Kalimantan Utara (Kaltara) yang mengamuk tanpa sebeb meninggal dunia setelah menjalani perawatan di RSU Kabupaten Nunukan pada Selasa (12/1/2021) pukul 01.30 Wita.

“Pelaku meninggal dunia dini hari ini, setelah mendapat perawatan pihak dokter rumah sakit,” jelas Kapolres Nunukan AKPB Saiful Anwar memalui Kasat Reskrim AKP Marhadiansyah Setiaji saatbdi hubunganin Selasa (12/1/2021).

Sudarmin meninggal setelah tertembak dibagian perut bawah lantaran melawan anggota kepolisian saat ingin diamankan.

“Anggota kami terpaksa menembak lantaran saat diamankan pelaku berusaha melawan dengan senjata tajam,” ungkapnya.

Setiaji menjelaskan, usai tertembak, Sudarmin yang terluka, sempat melarikan diri dengan meloncat kedalam laut.

“2 jam pencarian, anggota berhasil menangkap pelaku yang bersembunyi di dalam kapal yang tengah bersandar, itu pun pelaku masih sempat ingin melawan anggota kami,” ucapnya.

Setelah berhasil di lumpuhkan, kemudian Sudarmin dibawa ke rumah sakit untuk menjalanin perawatan, namun lantaran kehilangan banyak darah Sudarmin meninggal dunia.

“Siang ini jasad pelaku sudah di makamkan oleh pihak keluarga,” tandasnya.

Diketahui sebelumnya, Sudarmin yang merupakan nelayan rumput laut mengamuk  tanpa sebab dengan menggunakan sebuah parang. Sudarmin melukai 8 warga sekitar kediamannya, selain itu amukannya  menyebabkan 64 rumah terbakar.(*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *