Sehari Setelah Dinyatakan Hilang, Bocah di Temukan Tewas di Sungai Karang Minus

  • Whatsapp
banner 468x60

Foto: Tim SAR berhasil menemukan jasad Aldifin yang dinyatakan hilang pada Sabtu (10/1/2021) (Istimewa)

Rakyatkaltim.com, Samarinda – Aldifin Syahreza, bocah berusia 13 tahun, ditemukan tewas setelah di dinyatakan hanyut dan tenggelam di aliran sungai Karang Mumus, tepatnya di jalan Kerukunan (Kesehatan Dalam) Kecamatan Samarinda, pada Senin (11/1/2021) pukul 13.00 Wita.

Bocah malam itu, berhasil ditemukan Tim SAR gabungan di bantu warga sekitar setelah hampir 24 jam pencarian. Jasad Aldifin ditemukan warga berada di kolong rumah warga.

“Saat melakukan penyisiran di aliran sungai, kami mendapat informasi dari salah seorang warga yang melihat jasad di bawa kolong rumah yang berada di pinggir sungai, saat mendatangi lokasi benar saja jasad tersebut adalah bocah yang hanyut kemarin,” jelas Eko Purwanto salah seorang relawan saat di konfirmasi Senin (11/1/2021).

Saat di ditemukan kondisi jasad Aldifin kondisinya tertelungkup dekat tiang penyangga rumah warga.

“Posisinya saat di temukan tertelungkup, dan langsung kita evakuasi,” terangnya.

Ditemui di lokasi, Kepala Unit Siaga Basarnas Samarinda, Riqi Effendi menjelaskan saat melakukan pencarian timnya terkendala arus sungai yang cuku deras, sehingga pihaknya harus menunggu air surut.

“Saat melakukan penyisiran, memang kemarin, aliran air sungai llkarang Mumus lagi deras akibat hujan yang mengguyur Samarinda pada Jumat Sabtu malam,” ucap Riqi.

Lebih lanjut, Ia menerangkan, jasad Aldifin ditemukan 3 kilometer dari lokasi jatuhnya korban pada Sabtu (10/1) kemarin.

“Saat melakukan evakuasi, kami juga ekstra hati-hati lantaran aliran sungai yang cukup deras,” paparnya.

Selanjutnya jasad Adlifin, kemudian dibawa ke rumah sakit A.W Sjahranie dan dibawa ke rumah duku.

“Korban langsung kita bawa ke rumah sakit, sebelum di bawa ke rumah duka,” tandasnya. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *