Resmikan Gedung Pusat Karantina, Jaang Minta Penanganan Serius Kepada Pasien

  • Whatsapp
banner 468x60

SAMARINDA — Pemerintah Kota Samarinda sangat serius dalam penanganan Corona Virus Disease 2019 (Covid-19), dengan harapan wabah dapat cepat berakhir, sehingga berbagai upaya telah dilakukan termasuk penyediaan pusat karantina Kota Samarinda. Tujuannya, bagi para warga Samarinda yang terpapar Covid-19 dapat ditangani dengan khusus, sehingga tidak menularkan virus kepada orang lain.

WaliKota Samarinda Syaharie Jaang mengatakan  selama 10 tahun kepemimpinannya yang perhatiannya di luar dari infrastruktur yaitu bidang pendidikan dan kesehatan. Tidak hanya membangun sarana dan prasarannya seperti Puskesmas yang ada pada beberapa wilayah diantaranya Lempake, Sidomulyo dan Kampung Baqa peningkatan Sumber Daya Manusia pun menjadi salah satu komitmennya.

“Meningkatkan SDM di bidang kesehatan merupakan komitmen saya sejak dulu, karena dulu begitu sulitnya pelayanan kesehatan di kampung saya (Long Pahangai), pendidikan juga sulit saat itu,” ucap Jaang dalam sambutannya pada peresmian Gedung Pusat Karantina di Sungai Siring, Selasa (05/01).

Oleh sebab itu, Jaang meminta hal ini segera dioperasikan dan warga yang dikarantina ini harus menjalankan penanganan serius sesuai anjuran protokol Covid-19.

Sementara Plt Kepala Dinas Kesehatan Ismid Kusasih mengatakan Gedung Pusat Karantina tersebut dalam waktu dekat ini akan segera difungsikan. Karena saat ini Pemerintah Kota Samarinda meminjam Balai Pelatihan Kesehatan (Bapelkes) Provinsi sebagai Pusat Karantina dengan daya tampung saat itu 30-40 PDP.

“Dengan daya tampung seperti itu, kami berpikir alangkah baiknya apabila kita juga punya sendiri dan saat ini Pusat Karantina di Sungai Siring ini bisa dipastikan fungsinya kurang lebih sama,” kata Ismid.

Dinas Kesehatan Kota Samarinda lanjut Ismid, sudah bekerjasama dengan Rumah Sakit Sulianti. Menurut Ismid Pusat Karantina tersebut bukan hanya melayani Covid-19 saja namun juga sebagai pusat karantina untuk penyakit-penyakit yang menular lainnya.

“Pusat Karantina ini tidak hanya untuk pasien covid saja, seperti flu burung dan lainnya juga. Akan tetapi saat ini covid, maka kita gunakan sebagai pusat karantina covid. Karena letak Pusat Karantina ini ada di Sungai Siring, maka gedung ini juga nantinya akan dikelola oleh Puskesmas Sungai Siring,” terang Ismid.

Ismid juga menambahkan dengan kondisi gedung saat ini dapat menampung 20 hingga 30 pasien dan Pusat Karantina ini hanya merawat pasien dengan gejala ringan dan sedang.

Selain meresmikan Gedung Pusat Karantina di Sungai Siring, sebelumnya Jaang juga meninjau Gedung Puskesmas yang berada di Bengkuring. (fer/don/kmf-smd)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *