Pelaku Pelecehan Lambang Negara dan Lagu Indonesia Raya Telah Ditangkap di Malaysia.

  • Whatsapp
banner 468x60

BALIKPAPAN — Pembuat video Parodi yang mengedit lambang Pancasila dan lagu Indonesia raya diduga adalah warga negara Indonesia yang menetap di Sabah Malaysia. Hal ini disampaikan oleh Ketua Ansor Kota Balikpapan, Husin ketika mengkonfirmasi kebenaran berita tersebut di Kantor Pejabat Perhubungan Tentara Malaysia Balikpapan (31/12).

“Sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian Malaysia di sana. Pelakunya orang Indonesia yang menetap di Sabah, Malaysia.” kata Husin

Saat mendatangi Kantor Pejabat Perhubungan Tentara Malaysia Balikpapan di Jl. Letjen Suprapto, Baru Ilir. Husin, Ketua Ansor Kota Balikpapan didampingi pengurus Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Ansor. Mereka diterima langsung oleh Letkol Fadzlin bin Mohammad Nasir, Kepala Pegawai Perhubungan Tentara Malaysia (PPTM).

“Kami diterima dengan baik oleh pak Letkol. Kami berdiskusi banyak hal termasuk dukungan dari mereka agar menindak pelaku pembuat video pelecehan lambang negara dan lagu Indonesia raya di hukum.” sambung Husin.

Husin juga berharap penghinaan semacam itu tidak lagi terulang dan mengajak semua kelompok dan golongan atau individual tetap menjaga keutuhan bangsa dan negara Indonesia.

“Jangan ada lagi penghinaan terhadap simbol negara. Jaga kesatuan dan persatuan Indonesia. Itu komitmen kami sebagai pengurus Ansor Balikpapan.” tandas ketua Ansor Balikpapan.

Sebelumnya telah beredar video pelecehaan lagu Indonesia Raya dan lambang negara Indonesia di Youtube. Video berdurasi 1.30 menit itu, lirik lagunya telah diubah menjadi kalimat penghinaan, lambang Garuda diubah menjadi kepala ayam. Video pelecehaan lagu Indonesia Raya dan lambang negara Indonesia itu diunggah melalui YouTube MY Asean. (adhi)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *