Jenazah Habib Ja’far Al-Kaff Diterbangkan Melalui Bandara APT Pranoto, Diiringi Doa Dari Jemaah

  • Whatsapp
banner 468x60

Foto: Jenajah Habib Ja’far Al-Kaff saat ingin di bawah ke Semarang Jawa tengah menggunakan pesawat yang berada di bandara APT Pranoto┬áSamarinda (istimewa)

Rakyatkaltim.com, Samarinda – Ratusan Muhibbin atau jemaah  mengiringi jenazah Habib Ja’far Al-Kaff dari RSUD AW Sjahranie ke bandara APT Pranoto  Sungai Siring, Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda Kalimantan timur (Kaltim).

Jenajah habib Ja’far sendiri berangkat sekitar pukul 09.00 Wita menuju Semarang, Jawa tengah. Dari pantauan media ini terlihat ratusan jamaah pengantaran jenazah ulama asal Kudus itu, tak henti hentinya menuturkan sholawat sepanjang perjalanan menuju bandara.

“Semoga kelak kami muhibbin atau jemaah, yang cinta pada keturunan Nabi Muhammad mendapat syafaat di akhirat, Amin,” ucap Ananta (19) salah satu jamaah saat dikonfirmasi (2/1/2021)

Selain Jamaah, aparat dari TNI-Polri juga ikut membantu jenazah yang berada dalam peti.Untuk kemudian dimasukkan pada ruangan cargo salah satu pesawat komersil yang akan membawa jenazah Habib Ja’far Al-Kaff.

“Sudah berangkat pada pukul 09.00 Wita ,sesuai jadwal,” singkat Ananta.

Diketahui kabar meninggalnya Habib Ja’far Al-Khaff, pada Jumat (1/1/2021) pukul 22.00 Wita. Di rumah Sakit TK. IV Samarinda, yang terletak di jalan Jend. Sudirman No.52, Bugis, Kec. Samarinda Kota, Kota Samarinda, Kalimantan Timur (Kaltim).

Beliau meninggal dunia sore tadi sekitar jam 5 sore, dan sekarang sedang proses pemandian di rumah sakit umum dan di shalatkan terbatas,” ucap Wakil Ketua Pengurus Wilayah Nahdathul Ulama (PWNU) Kaltim, Syaparudin, Sabtu (2/1/2021).

Lalu setelah dari sana, dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie (RSUD AWS) Samarinda untuk proses pemandian dan di shalatkan secara terbatas.

Selain itu, Syaparudin mengaku bahwa tidak mengatahui, penyakit Habib Ja’far yang menyebabkan meninggal dunia. Pasalnya diketahui bahwa alhamhum dalam keadaan sehat.

“Nah itu, sebenar beliau sehat – sehat saja. Kemarin sempat ada sakit, waktu di Bali, dan sehat lagi sewaktu di Samarinda. Kemudian kita mendapatkan kabar meninggal,” tandasnya.

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *