Dari 10 Kabupaten Kota di Kaltim, 9 Masuk Zona Merah

  • Whatsapp
banner 468x60

Rakyatkaltim.com, Samarinda — Tingginya kasus terkonfirmasi positif di Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dalam beberapa waktu belakangan, mulai dirasakan pada awal tahun 2021. Hal tersebut tergambarkan dengan semakin banyaknya wilayah di provinsi berjuluk Bumi Etam ini berstatus zona merah.

Dari 10 kabupaten dan kota, sembilan daerah masuk dalam zona merah, sedangkan satu daerah yang tersisa masuk dalam zona kuning.

Berdasarsarkan data Satgas Penanganan Covid-19 Kaltim, Kota Samarinda masih tertinggi secara kumulatif covid-19 dengan sebanyak 6.937 kasus, sebanyak 6.206 pasien sembuh dan 220 kasus kematian. Kemudian Kota Balikpapan secara kumulatif sebanyak 5.995 kasus positif covid-19, sebanyak 4.887 pasien sembuh dan 270 kasus kematian.

Lalu Kabupaten Kutai kertanegara secara kumulatif sebanyak 5.012 kasus, sebanyak 4.059 pasien sembuh dan 100 kasus kematian. Kabupaten Kutai Timur secara kumulatif secanyak 3.946 kasus positif covid-19, sebanyak 3.651 pasien sembuh dan 58 kasus kematian.

Kota Bontang secara kumulatif sebanyak 1.884 kasus positif covid-19, sembuh 6.206 pasien dan 32 kasus kematian. Kabupaten Berau secara kumulatif sebanyak 1.247 kasus positif covid-19, sebanyak 729 pasien sembuh dan 17 kasus kematian.

Kabupaten Paser secara kumulatif sebanyak 1.199 kasus positif covid-19, sebanyak 1.116 pasien sembuh dan 31 kasus kematian. Kabupaten Kutai Barat secara kumulatif sebanyak 739 kasus positif covid-19, sebanyak 421 pasien sembuh dan 12 kasus kematian.

Kabupaten Penajam Paser Utara sebanyak 374 kasus positif covid-19, sebanyak 259 pasien sembuh dan 13 kasus kematian. Kabupaten Mahakam Ulu secara kumulatif sebanyak 40 kasus positif covid-19, sebanyak 24 pasien sembuh dan 2 kasus kematian.

Dari data terakhir yang ada, tercatat 12 kasus kematian, dengan demikian total kasus kematian akibat Covid-19 di Kaltim mencapai 755 kasus.

Dari jumlah 298 kasus positif Covid-19, Kota Balikpapan menjadi penyumbang terbanyak, yakni 90 kasus. Kemudian, Kota Samarinda sebanyak 57 kasus, disusul Kabupaten Berau 44 kasus, Kutai Kartanegara 30 kasus, Kutai Barat 26 kasus, Kota Bontang 24 kasus, Kabupaten Kutai Timur 19 kasus dan Penajam Paser Utara 8 kasus.

Sedangkan pasien sembuh dari bertambah 206 kasus. Dari Kutai Timur 59 kasus, Balikpapan 50 kasus, Kabupaten Berau 41 kasus, Kutai Kartanegara 21 kasus, Samarinda 11 kasus, Kota Bontang 9 kasus, Kabupaten Paser 8 kasus, dan Penajam Paser Utara 7 kasus.

Sementara untuk kasus kematian paling tinggi dari Kutai Kartanegara 5 kasus, Kabupaten Berau 3 kasus, Balikpapan 3 kasus, dan Paser 1 kasus.

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *