Bersetatus Covid, Anggota DPRD Kaltim Meninggal Saat Detik-detik Pergantian Tahun Baru

  • Whatsapp
banner 468x60

Foto: Muspandi Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) dan sebagai anggota Komisi III DPRD Kaltim semasa hidup (Istimewa)

RakyatKaltim.com, Samarinda – Kabar duka datang dari gedung Karang Paci, Muspandi Ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) dan menjabat juga sebagai anggota Komisi III DPRD Kaltim diketahui meninggal dunia dengan bersetatus covid-19 pada pergantian tahun baru tepatnya Jumat (1/1/2021) pukul 1.30 Wita.

Kabar meninggalnya Muspandi, di sampaikan langsung oleh pihak rumah sakit AWS, tempat dimana anggota dewan dua periode itu di rawat.

“Iya betul (Meninggal) sekitar jam 1.30 Wita. Di ruang ICU Tulip (Ruang Isolasi covid-19),” ucap dr David Hariadi Masjhoer saat di konfirmasi Jumat (1/1/2021).

Kepergian Muspandi, menjadi kabar yang mengagetkan banyak orang, tanpa kecuali Syafaruddin Anggota DPRD Kaltim.

Anggota Partai PKB itu tak menyangka bahwa rekan sejawatnya meninggal begitu cepat. Lantaran sebelum meninggal kondisi Muspandi itu baik-baik saja sebelum terserang Covid-19.

“Pertama saya turut berduka dan sangat bersedih atas kepergian beliau. Karena ini berita yang sangat mengagetkan untuk kita semua awalnya itu beliau baik-baik saja kan Tapi setelah terpapar covid ini, awal masuknya beliau ke rumah sakit tuh Sebenarnya saya selalu berkomunikasi dengan beliau,” jelasnya.

Pria yang sering disapa Udin itu, menjelaskan awal mula Muspandi terpapar covid-19 hingga dirinya di larikan rumah sakit, lantaran mengetahui Muspandi hanya tinggal sendiri di Samarinda.

“Masuknya beliau ke rumah sakit kan atas saran dokter karena tinggal sendirian di Samarinda di kontrakan. Dan pada akhirnya dirawat di rumah sakit aja,” paparnya.

Udin mengatakan, awal Muspandi masuk rumah sakit, komunikasinya masih berjalan lancar, dan pada saat itu juga diketahui spot nafasnya pendek.

“Hari pertama kedua dan ketiga itu saya lancar komunikasi. Memang saat itu keluhan beliau Spot nafasnya pendek,”terangnya.

Terkait penyakit yang diderita Muspandi, Udin mengatakan selain penyakit gejala covid seperti demam tinggi, dan nafas pendek, Muspandi juga memiliki comorbit.
Yaitu penyakit asma akut, dan penyakit penyerta lainnya.

“Semasa hidup diketahui Muspandi merupakan orang yang sangat ceria dan rajin berkomunikasi, dan saat beliau menjabat sebagai di Komisi III, disitu lah mulai kedekatan,” ujarnya.

Atas kepergian rekannya itu, Udin meminta doa kepada seluruh masyarakat Kaltim, dan berharap musibah ini segera berlalu. (*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *