Bubarnya FPI Adalah Fatwa Gusdur Semasa Hidup.

  • Whatsapp
banner 468x60

Rakyatkaltim.com, Balikpapan– Hari ini (30/12) bertepatan dengan 11 tahun meninggalnya Kh. Abdurrahman Wahid atau yang akrab disapa Gus dur. Sainuddin selaku koordinator Gusdurian Kota Balikpapan memperingatinya dengan melakukan kegiatan haul Gusdur  dengan tema “Merawat Kebhinekaan dan Menjaga NKRI Dalam Perspektif Pemikiran Gus Dur.”

“Gus dur adalah guru bangsa dan bapak pluralisme. Pemikirannya akan terus hidup jika kita tetap menjaga toleransi antar agama.” Kata Sainuddin.

Acara yang dihadiri puluhan orang itu di mulai dengan yasin dan tahlil bersama yang kemudian dilanjutkan dengan membedah pemikiran gusdur yang langsung dibawakan oleh Koordinator Gusdurian Balikpapan tersebut.

“Jika kita bedah pemikiran Gusdur, beliau bukan hanya agamawan, budayawan atau politisi. Gusdur bahkan bisa berbaur dalam segala dimensi seperti seniman, humor dan komentator olahraga. Kemampuan inilah yang membuat ide besar yaitu Pluralisme.” Lanjutnya

Acara kemudian dilanjutkan dengan interaksi berupa sesi tanya jawab bersama para peserta yang mengikuti acara tersebut. Dari masing-masing pertanyaan, salah satu peserta kemudian mempertanyakan bagaimana tanggapan mengenai tindakan pemerintah yang resmi melakukan pembubaran organisasi Front Pembela Islam (FPI).

“Saya lupa bilang bahwa Haul Gusdur kali ini bertepatan dengan dibubarkannya FPI. dan yang perlu kalian tahu, semasa hidup gusdur juga pernah memfatwakan agar FPI dibubarkan.” ucapnya yang langsung disambut tawa peserta yang hadir.

Lebih lanjut, Sainuddin mengatakan bahwa selain mengapresiasi dilarangnya organisasi FPI. Dia juga meminta pemerintah dan aparat TNI-POLRI untuk bertindak tegas kepada organisasi, kelompok dan individual yang mengancam keutuhan NKRI.

“Sapu bersih FPI. dan jangan beri ruang gerakan intoleransi atas nama agama.” tegasnya

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *