Dinas Perdagangan Kota Balikpapan Terkesan Tertutup Soal Mangkraknya Proses Renovasi Pasar Inpres Kebun Sayur

  • Whatsapp
banner 468x60

BALIKPAPAN — Terkait mangkraknya proses renovasi pasar Inpres Kebun Sayur yang saat ini telah memasuki tahun ke 5 pasca terbakarnya lahan tersebut 2015 silam. Di berbagai media, beberapa pihak sudah mulai mendesak agar mendapat kejelasan pembangunan lahan, diantaranya Anggota Komisi III Taufik Qulrahman dan juga para Pedagang Kaki Lima (PKL) di area lahan bekas terbakar.

Sayangnya, saat rakyatkaltim.com menelusuri langsung ke kantor Dinas Perdagangan untuk mendapatkan informasi lebih lanjut. Pegawai Dinas Perdagangan justru enggan bukan suara. Hal tersebut dikarenakan Kepala Dinas tidak masuk karena sedang sakit. Dan menurut penuturan pegawai yang berdinas, bila tidak ada Kepala Dinas wawancara digantikan oleh Sekretaris yang juga tidak berada di tempat.

“Kami tidak berwenang untuk diwawancarai, takut salah bicara” kata salah seorang pegawai

Lebih lanjut, rakyatkaltim.com kemudian meminta nomor kontak Kepala Dinas atau Sekretaris agar wawancara bisa membuahkan hasil meski hanya melalui sambungan seluler.

” Kami juga tidak bisa memberikan nomor kontaknya.” lanjut pegawai yang lain

Al hasil, penelusuran untuk mendapatkan informasi yang sebenarnya dijamin undang-undang keterbukaan informasi tersebut faktanya tidak lantas membuat rakyatkaltim.com mendapatkan akses tersebut. Setiap pegawai yang ditemui seolah satu suara untuk tak ingin bicara lebih lanjut.

Seperti diberitakan, Komisi III Taufik Qulrahman mendesak agar pihak-pihak terkait segera merealisasikan keluhan PKL yanh sudah menunggu lama agar pembangunan lahan pasca terbakar segera dibangun.

“Nanti lahan tersebut bisa digunakan hal-hal negatif karena lokasi yang tidak terurus dan dipenuhi ilalang yang tinggi. Jadi segera bangun sesuai permintaan PKL di sana.” kata Taufiq yang juga berasal dari dapil Balikpapan Barat.
(adhi)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *