Congkel Rumah Kosong Dan Curi Barang Mewah, Pemuda Samarinda ini di Bekuk Polisi

  • Whatsapp
banner 468x60

Foto: ST pria asal Samarinda saat di tahan di Polsek Sungai Kunjang usai melakukan pencurian di sebuah rumah kosong (istimewa)

Rakyatkaltim.com, Samarinda – Jajaran polsek Sungai Kunjang berhasil menangkap pria bernama ST (41) lantaran kedapatan mecongkel dan menggasak barang-barang berharga disebuah rumah yang berada dijalan Ir. Sutami, Gang Pusaka RT 22, kelurahan Karang Asam ulu, Kecamatan Sungai Kunjang, Samarinda.

Kanit Reskrim Polsek Sungai Kunjang, Iptu Purwanto mengatakan, Pria berinisial AR (29) yang merupakan pemilik rumah mengaku, saat itu dirinya sedang tidak ada dirumah lantaran ada urusan diluar. Ia bersama keluarga, meninggalkan rumah dengan keadaan terkunci, dan ada sebagian harta berharga ditinggal, pada hari Minggu (20/12/2020) lalu.

“Pelaku sendiri mengaku pukul 20.00 Wita, Minggu 20 Desember 2020 lalu masuk ke rumah korban,” jelas Purwanto saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon. Selasa (29/12/2020).

Ia menjelaskan, ST yang mengetahui rumah korban dalam keadaan kosong, kemudian berkeliling memastikan rumah tersebut benar-benar kosong.

“Pelaku masuk rumah dan sempat berkeliling area rumah, hingga mendapati barang yang diambilnya diletakkan di dalam kamar tidur korban,” ucapnya.

Setelah masuk kerumah, pelaku berhasil  menggasak barang-barang mewah di antarannya tiga unit ponsel merk iPhone 7 plus, Invinix S3, serta Xiaomi Readmi 4X.

“Di dalam rumah pelaku berhasil menggasak barang-barang mewah di antarannya tiga unit ponsel merk iPhone 7 plus, Invinix S3, serta Xiaomi Readmi 4X,” paparnya.

Selain itu, tersangka juga berhasil mengambil barang mewah lainnya yaitu enam perhiasan emas.

“Satu buah gelang kulit mata emas seberat dua gram, satu buah gelang emas seberat 5 gram, satu buah cincin keramik mata emas seberat satu gram motif H, satu buah cincin keramik mata emas seberat satu gram bertuliskan Zadior, satu pasang anting emas seberat satu gram dan satu kalung rantai emas seberat dua gram. Kesemuanya belum sempat dijual oleh pelaku,” tuturnya.

Tiga unit ponsel yang  didapat oleh pelaku ditaruh korban di atas meja.
Sedangkan perhiasan emas disimpan di dalam sebuah lemari yang habis diobrak-abrik oleh tersangka.

Korban yang melihat rumahnya yang terbuka melihat lalu mengecek kondisi rumah. Melihat rumahnya habis di satoroni maling, AR pun kaget lantaran melihat kondisi kamarnya yang sudah berantakan dan beberapa barang miliknya sudah raib.

“Setelah itu korban melaporkan hal ini ke kami (Polsek Sungai Kunjang)”, jelas Iptu Purwanto.

Butuh dua hari untuk jajaran Polsek Sungai Kunjang untuk mencari keberadaan ST. Mendapatkan laporan keberadaan pelaku. Polisi pun berhasil menangkap ST dengan barang bukti yang belum sempat di jual.

“Setelah adanya pelaporan. Kami langsung lakukan penyelidikan dan berhasil menangkap tersangka pada hari  Selasa 22 Desember 2020  di rumahnya yang berada dikawasan Lempake, Samarinda, tanpa perlawanan,” ungkap Iptu Purwanto.

Atas perbuatannya, kini ST mendekam di sel tahanan Polsek Sungai Kunjang untuk mempertanggungjawabkan aksi kejahatannya. ST pun  dijerat Pasal 363 ayat 2 KUHP tentang pencurian, dengan hukum 5 Tahun penjara.

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *