Pemkab Berau Gelar Rapat Koordinasi Penangan Covid-19

  • Whatsapp
banner 468x60

BERAU — Pemerintah Kabupaten Berau, Menggelar rapat koordinasi penangan covid-19 yang di pimpin langsung Plt Bupati Berau, H Agus Tantomo, bertempat di Ruang Rapat Sangalaki, pada Senin (28/12).

Rakor tersebut juga dihadiri Dandim 0902/Trd, Letkol Inf Fardhin Wardana, Kasat Reskoba (Iptu Suwarno, Kasi Intel Kejaksaan, Riyan Permana, Plt Asissten ll, Drs. H Syamsul Abidin, Kepala BPBD, H.Thamrin, Kepala Satpol PP, H.iramsyah, Kepala Dinas Kesehatan, Drs. H.Iswahyudi, Kepala Disnakertrans, Junaidi, dan Tamu undangan lainnya.

Mengawali pembahasan Rakor, Plt Bupati, H Agus Tantomo mengatakan, pada hari ini (Senin, Red) laporan yang masuk ada 1033 kasus konfirmasi Covid-19, dimana 395 pasien dalam perawatan, 624 pasien selesai perawatan atau sembuh, dan 15 pasien meninggal dunia, di mana terdapat lonjakan di beberapa hari terakhir ini.

“Maka kami dari pemerintah daerah akan mempertegas aturan yang sudah dikeluarkan, yaitu dihilangkannya teguran secara lisan maupun tertulis diganti dengan denda langsung,” tegasnya.

Lebih lanjut ia menegaskan, juga akan menghilangkan pemberian izin cuti baik bagi ASN, sampai dengan karyawan perusahan untuk mengurangi penyebaran Covid-19 dari luar daerah.

Sementara, Dandim 0902/Trd, Letkol inf Fardhin Wardana), mengatakan, salah satu penyebabnya adalah makan minum bersama di restoran, cafe dan, angkringan yang menyebabkan meningkatnya kasus Covid-19 ini.

Berdasarkan hasil Rakor, ada beberapa kesimpulan yang telah ditetapkan, diantaranya Makan dan Minum

Dimana Pada masa pandemi saat ini, salah satu kasus penularan yang paling banyak adalah melalui makanan dan minuman, sehingga kami pemerintah daerah meniadakan acara jamuan makan demi kebaikan dan keselamatan kita bersama.

Kemudian, Untuk rumah makan, cafe, dan tempat santai yang menyebabkan kerumunan saat ini dilarang untuk melayani makan di tempat dan diganti dengan take away selama 2 minggu, apabila masih tidak ada perubahan maka akan ditambah dengan aturan jam operasional.

Untuk sanksi bagi tempat makan dan minum yang megindahkan peraturan yang telah ditetapkan maka akan dilakukan sesuai Perbub, mulai dari denda sampai dengan pencabutan izin.

Untuk Fasilitas Tempat Olahraga, dimana Untuk sementara pemerintah daerah akan menutup fasilitas tempat olahraga selama 2 minggu.

Tempat Ibadah, Pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan MUI dan Kemenag untuk lebih memperketat aturan protokol kesehatan di tempat-tempat ibadah seiring melonjaknya kasus Covid 19 di kabupaten Berau.

Pemerintah tidak pernah melarang masyarakat untuk melaksanakan ibadah, namun tetap harus mengikuti protokol kesehatan yang telah ditetapkan.

Dan Objek Wisata, dimana Untuk objek wisata dikarenakan wisatawan sudah jauh-jauh hari berada ditempat tersebut maka langkah yang dilakukan pemerintah daerah adalah dengan melakukan sweeping dan melakukan tes antigen secara random.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *