Motor yang Dipinjam Tak Kunjung Kembali, Pria Asal Kutim Tega Bunuh Keluarga

  • Whatsapp
banner 468x60

Foto: Suliman pembunuh keluarganya sendiri saat di amankan di Polres Kutim (Dok Polres Kutim)

Rakyatkaltim.com, Kutim – Sulaiman (27) warga Desa Mandu Sangkulirang,  Kutai Timur, (Kaltim) tega membunuh Ramli (40) yang tak lain masih berhubungan kelurga, lantaran motor milik adik pelaku yang di pinjam selama satu tahun oleh korban tak kunjung kembali.

Peristiwa pembunuhan itu terjadi pada Minggu (27/12) pukul 13.30 Wita, saat Sulaiman datang meminta motor milik adiknya yang berada di tangan Ramli di rumahnya. Mengetahui motor tersebut di jual Sulaiman pun meminta uang hasil penjualan motor milik adiknya.

“Keduanya pun sempat beradu mulut, saat korban ingin pergi mengambil sebuah parang, ternyata pelaku yang membawa sebila sajam (Parang) langsung mengejar dan menebas parang ke badan korban,” jelas Kapolsek Sangkulirang Iptu Damiatus Jelatu saat di konfirmasi Senin (28/12/2020).

Tak sampai disitu, Ramli yang sudah tersungkur pun masih dapat penganiayaan kembali oleh Sulaiman, hingga mengakibatkan korban mengalami luka yang cukup para dan mengakibatkan meninggal dunia.

“Setelah membunuh pelaku kemudian melarikan diri ke dalam hutan, menerima laporan itu, anggota kami pun langsung melakukan pengejaran,” terangnya.

2 jam melakukan pengejaran, Sulaiman yang bersembunyi di dalam hutan pun berhasil di bekuk beserta barang bukti yang di gunakan dalam menghabisi keluarganya itu.

“Pengakuan pelaku, dirinya kesal lantaran saat meminta motor adiknya, pelaku mengatakan “Itu bukan urusanmu”, hingga terjadilah pembunuhan itu,” ungkap Jelatu.

Saat ini pelaku telah di tahan di Polres Kutim guna penyelidikan lebih lanjut, untuk sementara pelaku dijerat pasal 338 tentang pembunuhan.

“Khasus ini masih kita kembangkan, jika terbukti pelaku melakukan pembunuhan berencana akan kami kenakan pasal 340 tentang pembunuhan berencana,” pungkasnya.(*)

Penulis: Muhammad Budi Kurniawan

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *