Pemkab Kutai Barat Kaji Pembelajaran Tatap Muka 2021

  • Whatsapp
banner 468x60

SENDAWAR — Pemkab Kutai Barat (Kubar) menyambut baik suasana yang digambarkan oleh Menteri Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim, bahwa siswa sekolah kini diperbolehkan melakukan pembelajaran tatap muka di sekolah, pada awal Januari 2021 mendatang.

Kebijakan ini berdasarkan keputusan bersama empat menteri yakni, Menteri Kesehatan, Mendikbud, Menteri Agama dan Menteri Dalam Negeri. Pemerintah pusat juga memberikan kewenangan kepada pemerintah daerah (pemda) untuk menentukan pembelajaran tatap muka.

“Tentunya dengan mempertimbangkan, kondisi daerahnya masing-masing,”kata Wabup, di kantornya, Senin 21 Desember 2020.

Sebelum dimulainya pendidikan tatap muka ini? Diminta Tim Satgas Penanganan Covid-19 Kubar melakukan kajian terlebih dahulu. Apakah memungkinkan untuk melakukan secara serentak atau secara bertahap?  

“Kalau secara bertahap, dimulainya dari mana dan fasilitas-fasilitas pendukung sekolah itu juga dilihat. Baik fasilitas sanitasi, kebersihan dan pengaturan jaraknya,”kata Wabup, di kantornya, baru-baru ini.

Sehingga masyarakat (orang tua siswa) yang memberikan izin anaknya untuk melakukan pembelajaran tatap muka ini, merasa aman.

“Itulah saya pikir secara bersama-sama dilakukan Tim Penanganan Covid-19 Kubar secara bertahap. Apabila aman semua, baru lah dilakukan secara masal,”ujarnya.

Wabup menambahkan Pemkab secara bersama-sama menetapkan kembali protokol kesehatan (prokes) agar masyarakat lebih merasa khawatir atau peduli bahwa covid-19 ini, belum menurun. Tetapi masih mendatar, bahkan kemungkinan naik.

Untuk itu, terus tingkatkan kesadaran masyarakat menerapkan prokes termasuk anak-anak sekolah. Orang tua pun memahami anak-anak dan harus dibekali persepsi bahwa covid-19 ini bagian harus dihindari. Jadi memang harus dipersiapan yang matang bersama orang tua. Kami minta Disdikbud Kubar mengkomunikasikan dengan pemerintah setempat baik kecamatan dan orang tua.

“Sehingga orang tua tidak merasa khawatir anaknya melakukan pembelajaran tatap muka dan juga dalam kondisi aman,”tegasnya. (hms6)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *