Suarakan Jeritan Tenaga & Pengusaha Lokal, Persatuan Ormas Asli Kalimantan Siap Gelar Apel Siaga

  • Whatsapp
banner 468x60

BALIKPAPAN —  Demi menyuarakan suara tenaga lokal, Pengusaha Lokal dan CSR, Organisasi Kemasyarakatan yang tergabung dalam Persatuan Ormas Asli Kalimantan menggelar apel siaga.

Ketua Presidium Tim 11 Persatuan Ormas Asli Kalimantan (POAK) Andin Syamsir mengatakan, apel siaga menyikapi tidak terealisasinya kesepakatan antara Pihak Pertamina RU.V Balikpapan, RDMP yang saat ini berganti nama menjadi PT Kilang Pertamina Balikpapan

“Ini Mengaju pada pertemuan awal tepatnya pada tanggal 26 Juli 2018 yang dilaksanakan di DPRD Kota Balikpapan pada saat demo besar menyikapi masalah tersebut,”ujarnya.

Untuk diketahui Sejak tahun 2018 lalu, Pertamina sudah mulai menjalankan proyek perluasan kilang Pertamina Balikpapan. RDMP Balikpapan merupakan satu dari enam mega proyek kilang yang dibangun Pertamina. Keenam mega proyek kilang itu terdiri atas empat proyek perluasan (Refinery Development Master Plan/RDMP) dan dua proyek pembangunan baru (Grass Root Refinery/GRR).

Proyek tersebut diharapkan dapat membuka peluang lebih besar dalam penyerapan tenaga kerja lokal. Sejumlah gabungan ormas lokal yang tergabung Persatuan Ormas Asli Kalimantan (POAK) menuntut pemerintah daerah agar memperjuangkan nasib pekerja lokal agar diprioritaskan dalam mengisi lowongan di proyek perluasan kilang.

Adapun isi tuntutan Persatuan Ormas Asli Kalimantan Timur untuk mengingatkan kembali apa yang menjadi tuntutan awal

1.  Pemberdayaan tenaga kerja  lokal di Balikpapan
2. Pemberdayaan pengusaha lokal
3. Transparansi dalam pengguna CSR
4. Ganti Rugi tumpah minyak kepada masyarakat pesisir dan nelayan yang menjadi korban

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *