Rupanya Pembuat  Aplikasi Game Indie “Fruitdash Lunch” Anak SMK dari Kukar

  • Whatsapp
banner 468x60

KUTAI KARTANEGARA — Kepala Dinas kominfo Kukar Ir.Bahteramsyah didampingi kabid Pengelola Komunikasi Publik  Ahmad Rianto dan Kabid E-goverment Hendra wardana,Melaunching  Game Indie “Fruitdash lunch” Sebuah terobosan kreatif dan inovatif pertama dikukar, bertempat di Kedai Rogos tenggarong’ dihadiri perwakilan Kelompok Informasi Masyarakat(KIM) Longmen English Course LEC Nurhuda,Bpk Literasi Kukar Erwan Riadi dan Bpk Literasi Kaltim Syafruddin Pernyata. Sabtu malam (19/12/2020).

Selama masa pandemik covid 19 seperti sekarang ini, kita tertahan untuk keluar rumah, sehingga kita membutuhkan sesuatu untuk menghibur diri dan menghabiskan waktu. Game menjadi salah satu solusi hiburan di rumah,Memang tak ada salahnya untuk membiarkan anak-anak bermain game tapi tentu harus dalam pengawasan orang tua.

Susilo Adi Wibowo  biasa dipanggil (Adi) anak berusia15 tahun yang berasal dari kecamatan loa kulu Kabupaten Kutai Kartanegara membuat aplikasi game Indi yang diberi nama “Fruitdash lounch”.Aplikasi game sudah bisa di download di playstore mulai hari ini .

Adi saat ini terdaftar sebagai peserta didik di SMK Negeri 2 Tenggarong kelas 10 jurusan multi Media,dan juga peserta didik di lembaga kursus bahasa inggris di longmen english course(LEC) Indonesia di jalan loa ipuh Tenggarong

Permainan video game independen (kadang disebut permainan video game indie) adalah permainan video yang dibuat perseorangan atau tim kecil, biasanya tanpa dukungan dana dari penerbit permainan video. Permainan game video independen sering kali berfokus pada inovasi dan bergantung pada sistem distribusi digital. Jenis permainan ini mulai berkembang pesat pada paruh terakhir dasawarsa 2000-an, utamanya karena kemunculan berbagai alternatif baru distribusi digital dan perangkat lunak pengembangan permainan video.

Game Video FruitDash lunch adalah salah satu permainan seru yang bisa kamu temukan di playstor download secara geratis ,backsound permainan ini memakai music khas kalimantan, Tanpa perlu ketangkasan tinggi atau latihan sering,Di permainan ini, kamu bisa mengambil buah sebanyak mungkin agar bisa mencetak poin yang banyak dan menaikan level selanjutnya tapi kita perlu waspada dengan rintangan yang muncul sewaktu-waktu.

Asal pembuatan game ini dari ketertarikan Adi mempelajari bahasa inggris tentang merangkai kosa kata kata ,dari situlah Adi membuat game ini, Adi yang didukung sang ayah Supriyadi dan ibu Listi berhasil membuat aplikasi game Indie”Fruitdash lunch”. Seluruh konten dalam game ini dibuat sendiri oleh Adi dibantu dan berkaloborasi dengan KIM Longmen English Course(LEC ) kukar dalam pemrograman desain game dan audionya karena banyak menggunakan bahasa inggris.

Dengan malu-malu, Adi mengaku hanya membutuhkan waktu dua bulan untuk membuat aplikasi game tersebut. Untuk meramu game ini adi melihat dari chanel you tube yang dipelajari secara otodidak.

Sementara itu Kadis Kominfo Bahteramsyah mengatakan , semangat berkolaborasi harus dibangun dari semua pihak dan berpartisipasi untuk bekerja sama dari semua lembaga lembaga pengembangan anak yang ada dikukar khususnya longman English Course (LEC) dalam pembuatan aplikasi.diskominfo terbuka dan siap berKolaborasi dalam pembuatan aplikasi.

“Kolaborasi adalah suatu proses partisipasi beberapa orang ataupun kelompok organisasi untuk bekerja sama mencapai hasil tertentu.
Sehingga kolaborasi merupakan salah satu cara yang terbaik untuk setiap jenis pembuatan aplikasi .pungkasnya.

Bermain game terkadang dipandang negatif karena dinilai tidak bermanfaat. Belum lagi banyaknya mitos seperti game dapat merusak kerja otak, membuat bodoh dan lain sebagainya.

Di samping hal-hal negatif, bermain game juga mempunyai manfaat Positif diantaranya,mengasah otak,mengembangkan otak kanan,menghilangkan stres,melatih kerja sama tim,melatih kemampuan bahasa inggris,melatih kesabaran,menghasilkan uang,membangun sifat optimis,menambah teman dan memperbaiki mental.

Masa muda adalah usia emas yang harus dimanfaatkan, Generasi muda dituntut untuk mengembangkan pengetahuan dan potensinya sehingga terwujudlah generasi penerus yang handal dan berkarakter yang dibutuhkan demi perubahan bangsa.

(tim-pkp)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *