Golput Tinggi, Pemkot Balikpapan Rugi Rp 35 Miliar

  • Whatsapp
banner 468x60

BALIKPAPAN — Walikota Balikpapan Rizal Effendi mengaku tingginya angka golput justru merugikan anggaran yang dikucurkan mencapai Rp 83 miliar untuk pelaksanaan Pilkada. Jika dihitung berdasarkan daftar pemilih tetap (DPT) sebanyak 443.243 maka rata-rata 1 suara sekira Rp 187 ribu.

“Dari segi pembiayaan rugi kita. Biaya 1 orang pemilih itu Rp 187 ribu dikali golput berarti Rp 35 miliaran. Dari tingkat partisipasi,” ujarnya. Sebagaimana dilansir dari Prokal.

Rizal menyebutkan, tingginya angka golput kemungkinan warga takut ke TPS karena masih pandemi Covid-19. Soal kemungkinan sosialisasi yang kurang, Rizal menyatakan belum melihat sampai kesana. Namun minimnya partisipasi menjadi tanggungjawab KPU dan Pemerintah Kota.

“Saya curiga mereka takut ke TPS karena covid-19 sehingga banyak yang tidak berani ke TPS, tapi secara umum pelaksanaannya bagus, hanya kurang mengembirakan tingkat partisipasinya,”Ujarnya.

“Aku belum lihat karena sosialisasi kurang, Karena KPU nya gantian yang terkonfirmasi positif sehingga sosialisasi kurang berhasil. Ini tanggungjawabnya bukan di KPU saja, tapi Pemerintah Daerah kenapa tingkat partisipasi rendah,”Tambahnya.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *