Belanja Di Pasar Tani, Pembeli dan Penjual Saling Diuntungkan

  • Whatsapp
banner 468x60

SAMARINDA — Batukar Wayah Ini atau pasar tani yang dikelola Perwakilan Bank Indonesia Kalimantan Timur menggelar pasar murah untuk memenuhi kebutuhan masyarakat di Museum Samarinda depan Taman Samarendah, Jalan Bhayangkara, Sabtu (19/12) pagi.

Pasar murah ini diharapkan bermanfaat bagi pelanggan di masa pandemi. Pada sisi lain, konsumen mendapatkan harga lebih murah karena rantai pasar telah terpotong melalui Pasar Tani.

Kerjasama dengan Petani dan Perwakilan BI Kaltim ini mendukung program Pemerintah Kota Samarinda dalam mencegah penyebaran Covid-19 melalui layanan belanja yang mengedepankan protokol kesehatan melalui Program J3K (Jaga Kebersihan, Kesehatan dan Keamanan).

Wakil Walikota Samarinda Muhammad Barkati, melihat juga belanja menyampaikan ini adalah inovasi yang baru, petani bertemu langsung dengan pembeli. Petani juga mendapatkan harga yang sepantasnya. Ia berharap produk lokal ini dapat memenuhi kebutuhan masyarakat Kota Samarinda

Batukar wayah ini atau pasar tani Samarinda yang dibentuk secara khusus untuk memudahkan petani dan penyedia bahan pangan dan holtikultura menjual produk mereka ke konsumen. Semua produk yang dijual dipasok langsung oleh kelompok tani dan produsen pangan/holtikultura.

Wakil Gubernur Kalimantan Timur Hadi Mulyadi yang juga hadir dan berbelanja untuk kebutuhan rumah mengharapkan acara seperti ini dapat dilaksanakan terus menerus atau 1 sampai 2 bulan sekali dalam rangka meningkatkan perekonomi masyarakat.

“Juga saya meminta kepada petani untuk meningkatkan kualitas produknya,” ujar Hadi.

Perwakilan BI Kaltim bekerjasama dengan Petani juga Pemerintah Kota Samarinda maupun Pemerintah Daerah Kaltim karena memiliki jaringan luas yang dapat membantu produsen pangan dan holtikultura menjangkau konsumen secara efisien dan lebih luas.

Melalui kerjasama masyarakat semakin mudah mendapatkan bahan pangan selama pandemi Covid-19 dan normal baru.

Kepala Perwakilan BI Kaltim Tutuk SH Cahyono menyampaikan harga yang diterima konsumen bisa lebih rendah, harga yang terima oleh produsen lebih tinggi.

“Yang terpenting kalau sudah seperti ini masyarakat akan lebih sehat, karena produknya lebih segar. Juga dapat menstabilkan harga,” tutup Tutuk.

Turut hadir, Asisten II Setkot Nina Endang Rahayu, Camat Samarinda Kota Anis Siswantini. (fan/don/kmf-smd)

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *