Tingkatkan Fasilitas Penunjang TPA Sambutan Mulai Pengerasan Jalan Hingga Penerangan

  • Whatsapp
banner 468x60

SAMARINDA — Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Samarinda terus melakukan upaya agar pengoperasian Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Sambutan bisa dimanfaatkan secara maksimal. Salah satunya dengan mempercepat pengerjaan pengerasan jalan masuk alternatif menuju TPA Sambutan.

Kepala DLH Kota Samarinda, Nurrahmani mengatakan jika pengerjaan pengerasan jalan tadi kini tengah dilakukan oleh Dinas PUPR Samarinda sepanjang 5 Kilometer. Ia mengakui, selama ini truk pengangkut sampah milik DLH Samarinda terpaksa harus melewati jalan milik perusahaan tambang yang juga melewati pemukiman warga.

“Sehingga saat hujan turun kondisi jalan tadi otomatis tidak bisa dilalui oleh truk pengangkut sampah kami. Mau tidak mau terpaksa proses pembuangan sampah kita alihkan ke TPA Bukit Pinang,” tutur Nurrahmani usai ditemui saat rapat pemasangan jaringan baru PLN di TPA Sambutan, Kamis (17/12) di gedung Balaikota.

Ia menjelaskan, selama ini Samarinda masih memanfaatkan 2 tempat pemrosesan akhir sampah. Selain di TPA Sambutan juga di TPA Bukit Pinang. Padahal kata dia, saat ini TPA Bukit Pinang sendiri sudah mengalami kelebihan kapasitas. Pasalnya TPA tersebut sudah digunakan selama berpuluh-puluh tahun oleh warga Samarinda.

Oleh itu, selain melakukan peningkatan fasilitas pengerasan jalan di TPA Sambutan, pihaknya juga tengah berusaha untuk menyiapkan lampu penerangan dijalan masuk ke TPA tadi.

“Jadi harapan kita tahun depan pengoperasian TPA Sambutan ini bisa betul-betul maksimal 100 persen. Karena kalau misi ini berjalan perlahan sampah warga Samarinda tak lagi dibuang ke TPA Bukit Pinang,” harapnya.

Terkait spesifik fasilitas penerangan jalan tadi, mantan Camat Sungai Kunjang ini tidak berani berkomentar banyak sebelum bertemu pihak PLN. Karena menurutnya domain untuk penyedian fasilitas yang dimaksud tadi sebenarnya masuk dalam ranah PLN itu sendiri.

“Sebenarnya kami juga sudah mengangarkan penunjang fasilitas ini tadi sepanjang 3 Kilometer dihitung dari jalan masuk melalui perumahan Pelita 7 Sambutan. Tapi kami harus harus konsultasi terlebih dahulu bersama PLN dalam rapat yang dipimpin Pak Sekda Senin nanti,” ucap Yama biasa Nurrahmani disapa.

Harapannya sambung dia, apabila lampu penerangan nanti telah tersedia maka aktifitas pembuangan sampah di TPA Sambutan juga bisa dilakukan saat malam hari. (cha/don/kmf-smd)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *