Tidak Transparan, Gepak Kuning Minta Usut Penggunaan Dana Hibah KNPI Kota Balikpapan

  • Whatsapp
banner 468x60

BALIKPAPAN — Sejumlah organisasi kepemudaan (OKP) di Kota Balikpapan, yang tergabung dalam wadah KNPI mempertanyakan Dana Hibah yang diterima oleh Pengurus KNPI Kota Balikpapan yang diduga tidak jelas penggunaannya.

Pertanyaan ini dilontarkan langsung ketua Gepak Kuning Kaltim Suriansyah atau yang di kenal dengan sebutan prof.

Prof menilai, Selain tidak jelas penggunanya, Pembagian dana operasional yang di berikan juga dinilai tidak merata ke sejumlah OKP yang tergabung di wadah KNPI Kota Balikpapan.

“Selain tidak jelas penggunanya, pembagian dana operasional juga dinilai tidak merata,” Kata Prof, Selasa 15 Desember 2020.

Masih kata, Prof, selain pembagian dana operasional yang tidak merata KNPI Kota Balikpapan juga dinilai tidak transparan dalam penggunaan anggaran dana hibah. Terlebih setiap kegiatan OKP yang tergabung dalam KNPI tidak pernah dilibatkan.

“Selain tidak transparan, semua OKP yang ada di KNPI pun tidak perna dilibatkan disetiap kegiatan KNPI yang dilaksanakan, seperti kegiatan kunjungan ke luar kota yang baru saja dilakukan oleh pengurus KNPI tidak melibatkan seluruh Ketua-Ketua OKP” Jelas Prof.

“Ini yang kami pertanyakan, karena hampir semua kegiatan dan penggunaan anggaran DPD KNPI Kota Balikpapan hanya diketahui oleh elit pengurus DPD KNPI Kota Balikpapan saja. OKP hanya menjadi penonton sejak kepengurusan Andi Ahmad Mutawalli yang akrab di sapa Andi Weli,”Sambung Prof.

Terakhir, Prof meminta untuk para penegak hukum di kota Balikpapan diharapkan segera menyelidiki tentang penggunaan anggaran dana hibah DPD KNPI Kota Balikpapan karena memakai dana lebih dari 2 Milyar untuk anggaran tahun 2020 ini.

“Kita meminta penegak hukum untuk dapat mengusut secara tuntas tentang penggunaan dana hibah yang ada di KNPI Kota Balikpapan,”Tegas Prof.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *