Pemkot Kolaborasi PKK dan IKA PTK, Gelar Rapid Test Gratis Peringati Hari Ibu

  • Whatsapp
banner 468x60

SAMARINDA — Pemerintah Kota Samarinda berkolaborasi dengan Tim Penggerak PKK dan Ikatan Keluarga Alumni Pendidikan Tinggi Kepamongorajaan (IKA PTK) Kota Samarinda menggelar kegiatan Rapid Test gratis bagi kaum perempuan.

Kegiatan dalam rangka Hari Ibu Tahun 2020 dengan protokol kesehatan ini langsung diresmikan Walikota Samarinda Syaharie Jaang didampingi Ketua TP PKK Kota Samarinda Puji Setyowati dan Ketua IKA PTK Samarinda Sugeng Chairuddin berlangsung di Puskesmas Segiri, Jalan Ramania, Selasa (15/12).

Jaang mengatakan, melakukan rapid test ini merupakan pemeriksaan dasar bagaimana kondisi daripada masyarakat. Karena dengan rapid test itu bisa ditindaklanjuti lagi ke tes yang berikutnya.

“Sesuai dengan pertimbangan medis rapid test ini kalau reaktif belum tentu ada hubungannya dengan Covid-19, namun ini bisa menjadi acuan untuk pemeriksaan selanjutnya,” ucap Jaang.

Berbeda dengan dirinya saat kemarin lanjut Jaang, ia melakukan swab antigen setelah 15 menit periksa dan langsung dinyatakan positif. Kemudian ia melanjutkan lagi swab test PCR mobile dan juga dinyatakan positif.

“Terkena Covid-19 ini persoalan pertama harus tenang. Walaupun kita tidak punya penyakit bawaan, akan tetapi kalau kita syok duluan, maka itu bisa menaikan hipertensi bisa mempengaruhi gula dan imunitas kita, selera makan hilang dan lain sebagainya,” ungkap Jaang berbagi pengalamannya saat terkena Covid-19.

Sebelumnya, Puji  menyampaikan kegiatan ini juga bekerjasama dengan IKAPTK dan Dinas terkait di antaranya Dinas Kesehatan, Dinas Perlindungan Perempuan dan Perlindungan Anak, serta Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

“Pelaksanaan rapid test gratis ini di setiap tingkatan kepengurusan PKK Provinsi, Kota dan Kabupaten dengan sasaran minimal 100 orang mulai tanggal 15 hingga 18 Desember,” ucap Puji.

Puji berharap agar pelaksanaan tersebut terus ditindaklanjuti di 10 kecamatan secara serentak dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan seperti menyediakan tempat cuci tangan, menggunakan masker dan menjaga jarak.

Sementara Ketua IKAPTK menyampaikan kegiatan-kegiatan yang dilakukan IKAPTK banyak dikolaborasikan dengan Pemerintah Daerah, baik itu kegiatan sosial maupun kegiatan edukasi lainnya.
Menurutnya, secara organisasi walaupun anggotanya banyak di Pemerintah Daerah masing-masing, akan tetapi secara independen organisasi tersebut sama seperti organisasi perguruan tinggi lainnya.

“Kami ingin menyampaikan pemikiran-pemikiran dan bantuan di luar kedinasan. Tahun ini karena bersamaan dengan pandemi Covid-19, maka kami fokuskan program itu semua membantu Pemerintah baik Pusat, Provinsi dan Kota sampai dengan ke masyarakat khusus bagaimana memutus pandemi Covid-19,” tandas Sugeng yang juga Sekretaris Daerah Kota Samarinda.

(fer/don/kmf-smd)

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *