LSM Minta Kejaksaan Usut Proyek Jargas di Balikpapan

  • Whatsapp
banner 468x60

BALIKPAPAN — Penggiat anti Korupis di Kota Balikpapan mendesat kejaksaan tinggi Kalimantan Timur untuk menelusuri dugaan Korupsi pada Proyek Jarga yang di kerjakan PT Noorel Idea.

Ketua Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Tajam menilai sejumlah paket pekerjaan yang di kerjakan oleh PT Noorel Idea diduga tidak sesuai dengan spesifikasi.

“Proyek ini diduga menyimpang dari spek yang ada dan ini bisa dilihat dari sejumlah pekerjaan yang di kerjakan oleh PT Noorel Idea,”Ujarnya, Senin 14 Desember 2020.

Edi menyebutkan, Di Balikpapan sendiri diketahui ada di dua Kelurahan yang mendapatkan proyek Jargas diantaranya di Kelurahan Gunung Samarinda dan Kelurahan Muara Rapak Kota Balikpapan.

“Di Kelurahan Gunung Samarinda sendiri berdasarkan informasi lebih dari 150 Kepala Keluarga yang mendapatkan Proyek Jargas, yang dikerjakan PT Noorel Idea- PT Waskita Karya tapi semua di keluhkan dikareka tidak sesuai dengan janji awal saat pekerjaan tersebut hendak di kerjaka,” Ujarnya.

Dirinya menambahkan, dalam waktu dekat ini, pihaknya memastikan akan melayangkan surat ke kejaksaan tinggi Kalimantan timur untuk kiranya dapat menindaklanjuti dugaan adanya praktek korupsi dalam proyek tersebut.

“Secepatnya kita akan bersurat ke Penegak Hukum. Dimana kami menduga proyek ini sarat dengan KKN,” Jelasnya.

Sebelumnya, salah seorang narasumber yang juga berprofesi sebagai ketua RT ini misalnya, Dirinya menyebutkan bahkan proyek pekerjaan Jargas yang di kerjakan di wilayahnya hampir semua tidak sesuai dengan komitmen awal.

“Jelas tidak puasa pak, karena tidak sesuai dengan perjanjian awal,” Ujarnya.

Dirinya menyebutkan, bahwa awal pertemuan untuk membicarakan pekerjaan tersebut dimana oleh pihak rekanan dan warga menyepakati jika jalanan ini di bongkar jika dia itu aspal makan akan di aspal kembali begitu juga jika jalan tersebut adalah beton maka akan di beton.

“Pertemuan awal pak, disepakati jika jalan ini di bongkar kalau dia aspla maka akan di aspal dan kalau di beton maka akan di beton namun fakta tidak demikian,” Ucapnya dengan nada kecewa.

Bahkan kata dia, bukan hanya dirinya saya yang komplen soal ini akan tetapi hampir semua titik yang di kerjakan oleh pihak rekanan PT Noorel Idea di sorot oleh warga.

“Bukan di RT atau di walayah kami saja pak, hampir semua yang di kerjakan oleh PT Noorel Idea di sorot karena tidak sesuai dengan perjalanan.

Hingga berita ini di turunkan belum ada keterangan resmi dari pihak PT Noorel Idea.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *