Antara Lonte & Koruptor, Siapa Yang Lebih Hina..??

  • Whatsapp
banner 468x60

OPINI — Lonte dan koruptor adalah dua jenis manusia yang selalu menjadi bahan pergunjingan ditengah-tengah masyarakat.

Pertanyaannya siapakah yang lebih hina antara lonte dengan koruptor..?

Apakah seorang lonte dengan paha mulus dan tubuh seksinya..?

Atau seorang koruptor dengan gelimang hartanya dan selalu membuat acara agama guna menutupi kelakuan bejat dan jahanamnya.?

Seorang Lonte dengan paha mulus dan tubuh sexsinya menjual barang miliknya sendiri dapat dimungkinkan karena keterpaksaan agar dirinya bisa mendapatkan sejumlah uang guna melanjutkan kehidupan, dan efek dari perbuatan yang dilakukannya tidak menimbulkan kesengsaraan bagi masyarakat banyak.

didalam bertransaksi tidak unsur paksaan, semua berasaskan suka-sama suka, cocok harga tawaran dia jual tubuh dan barangnya, bila yang membeli merasa puas besok atau lusa datang lagi.

Bagaimana dengan seorang koruptor..?

Seorang koruptor mengetahui bahwa sesuatu yang ada padanya bukanlah miliknya tetapi amanah yang dititipkan kepadanya untuk kemudian dipergunakan demi kesejahteraan orang banyak, dan sangat jelas dampak dari perbuatannya menjadikan masyarakat semakin miskin dan bisa membuat sebuah negara luluh lantak hingga berkeping.

Perbuatan yang dilakukan oleh koruptor tidak ada hubungannya dengan keterpaksaan guna melanjutkan kehidupan, sebab dirinya sebagai pejabat sudah dibayar lebih dari negara, yang meliputi gaji dan tunjangan berikut fasilitas kenikmatan lainnya.

Jadi perbuatan yang dilakukan oleh koruptor itu unsurnya sengaja ” Dengan sengaja menyalah gunakan jabatan demi memperkaya diri pribadi dan / atau kelompoknya”

Dan dengan sengaja melakukan perbuatan demi merugikan keuangan Negara dan menjadikan rakyat semakin miskin kalau bisa negara jadi hancur.

“Jahannam dan biadab sekali perbuatan koruptor ini’

Seorang lonte tahu kalau dirinya sangat kotor penuh dengan dosa, dirinya dianggap sampah oleh masyarakat.

Namun meskipun kotor penuh dosa serta dianggap sampah oleh masyarakat urat malu mereka tidak putus, lihatlah ketika mereka tertangkap operasi mereka, mereka menundukkan kepalanya dan menutup wajahnya dengan alat seadanya.

Berbeda dengan seorang koruptor, walau sudah tertangkap dan mengenakan rompi orange, namun tetap tersenyum dihadapan kamera seolah- olah merasa tidak bersalah.

Lonte masuk surga,

Dikisahkan, zaman dahulu ada seorang perempuan bekerja sebagai lonte berjalan di tengah hari yang terik.

Dia melihat seekor anjing yang menjulurkan lidahnya karena kehausan.

Anjing itu terus mengelilingi sumur berharap bisa mendapat air untuk minum.

Usahanya tak membuahkan hasil, sampai-sampi anjing tersebut hampir mati.

Lonte yang melihat anjing itu kemudian menghampiri dan menolongnya.

Dia melepas sepatunya, turun ke dalam sumur, lalu mengambilkan air dengan sepatu itu.

Air itu kemudian diberikan kepada seekor anjing yang kehausan.

Anjing itu kemudian kembali bugar, bertenaga, dan sehat.

Alah SWT mencatat perbuatan wanita tersebut sebagai amal shaleh dan mengampuni dosa-dosanya.

Dari Abi Hurairah Radialohu’anhu dari Rasulullah SAW bersabda, “Telah diampuni seorang wanita pezina yang lewat di depan anjing yang menjulurkan lidahnya pada sebuah sumur. Dia berkata, “Anjing ini hampir mati kehausan”. Lalu dilepasnya sepatunya lalu diikatnya dengan kerudungnya lalu diberinya minum. Maka diampuni wanita itu karena memberi minum. (HR Bukhari).

Bagaimana dengan seorang koruptor yang sering berbuat baik dengan harta rampokannya, apakah ada ceritera diampuni Allah dosa-dosanya..?

Kalau memang ada yang diampuni Allah dosa-dosanya wajarlah sangat banyak pejabat yang korupsi.

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *