Hadirnya Kokos Karena Keinginan, Ketua Gepak Kuning: Kokos Tidak Mengenal Hari Tenang

  • Whatsapp
banner 468x60

RAKYATKALTIM.COM, BALIKPAPAN — Ketua Gepak Kuning Kaltim Suriansyah (Prof), menyebutkan, kampanye harus memiliki 3 unsur diantaranya menyampaikan visi dan misi, program dan memilih Paslon, sebaliknya kolom kosong tidak ada paslon dan tim kampanye yang menyampaikan visi dan misi, program dan memilih Paslon.

“Hadirnya kolom kosong adalah keinginan sekelompok masyarakat, ormas atau perorangan yang secara suka rela tergerak untuk mensosialisasikan memilih kokos melalui spanduk, Baliho, liplet dan sebagainya untuk agar tidak golput,” Jelasnya. Minggu 6 Desember 2020.

Yang terpenting, Kata Suriansyah menambahkan, pelaku Kolom kosong tidak dapat di pidana pemilu melakukan pelanggaran pidana pemilu karena tidan memenuhi unsur subjektif atau bukan tim kampanye dan objektif tidak sebagai pelaku Paslon.

“Kokos tidak diatur dalam UU/PP/PKPU sehingga tidak ada aturan yamg melarang Kokos. Kokos tidak ada jadwal dalam melakukan sosialisasi sehingga kokos ydiak ikut jadwal KPU/PKPU dan tidak mengenal 3 hari masa tenang. Jadi pelaku kokos bebas karena tidak ada aturan yang mengatur.”Pungkasnya.

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *