KPU Mahulu Gelar Simulasi Libatkan 55 Orang

  • Whatsapp
banner 468x60

Mahakam Ulu – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Mahakam Ulu (Mahulu) telah menggelar simulasi dalam pemungutan dan penghitungan suara  penggunaan sirekap di tingkat  TPS dalam pemilihan serentak Tahun 2020.

Dalam kegiatan tersebut berlangsung di Balai Pertemuan Umum (BPU) Kampung Long Bagun ulu Kecamatan Long Bagun, itu melibatkan sebanyak 55 orang terdiri dari masyarakat sebagai pemilih dengan menghadirkan Petugas Pemungutan Suara (PPS) di lima kecamatan se-Mahakam Ulu.

Hadir dalam kegiatan itu Ketua KPU Mahulu, Frederik Melawen, serta Komisioner KPU Mahulu lainnya, Bawaslu Mahulu, PPK dan Bawaslu tingkat kecamatan beserta anggota, tim gugus tugas percepatan penanganan Covid-19 Mahulu dan unsur Forkopimda.

“Kegiatan simulasi pemungutan dan penghitungan suara dilaksanakan serentak di kabupaten/kota se Indonesia. Hal ini dalam upaya meminimalisir terjadinya kesalahan dan ketidakpahaman masyarakat pemilih maupun petugas di TPS,”ujar Frederik Melawen dalam kegiatan itu.

“Lebih lanjutnya Frederik , dimana dalam Pilkada  tahun 2020 ini yang merupakan hal baru dalam pelaksanaannya di tengah pandemi Covid-19. Tambah dia, saat ini ada sejumlah aturan yang harus dipahami oleh pemilih maupun petugas di TPS. Yaitu dalam pelakasanannya harus mengikuti standar protokol kesehatan.

“Salah satunya dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat untuk mengantisipasi penyebaran virus corona. Seperti memakai masker, cuci tangan pakai sabun, jaga jarak, pengecekan suhu tubuh dan sebagainya,”ungkapnya

Untuk itu pihaknya berharap dalam simulasi yang dilaksanakan ini dapat dipahami baik oleh masyarakat maupun petugas di TPS, sehingga pada pelaksanakan Pilkada nanti tidak ada klaster baru. Dimana wilayah mahulu merupakan zona hijau dari Cvid-19.

“Dalam simulasi ini kembali kita ingatkan kepada masyarakat yang telah memiliki hak pilih untuk datang menyalurkan hak suaranya ke TPS diwilayahnya masing-masing pada 9 Desember 2020 nanti,” harapnya Ketua KPU Frederik Melawen.

Begitu pula dengan masyarakat pemilih yang belum masuk daftar pemilih tetap (DPT) untuk segera melapor ke petugas PPK dan PPS maupun ke KPU Mahulu.

“Sehingga bisa menyalurkan hak pilihnya dalam pesta demokrasi yakni pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Mahulu  tahun 2020 ini,” pungkasnya.

Laporan: Ichal

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *