Coblos Kotak Kosong Kian Mengema di Pilkada Balikpapan

  • Whatsapp
banner 468x60

BALIKPAPAN — Perlahan tapi pasti, ajakan dan dukungan untuk memilih kotak kosong di pilkada Balikpapan kian tidak terbendung. Dan semakin menguatkan tekad masyarakat untuk mencoblos kotak kosong.

Mantan wakil sekretaris DPC PPP Kota Balikpapan, Jamaluddin Ibrahim menyebutkan, Perlahan tapi pasti, dukungan Kokos di Balikpapan, sudah membesar dan menguatkan tekad masyarakat untuk mencoblos Kolom Kosong.

Bacaan Lainnya

“Tipis memang perbedaan dukungan antara Kokos dan Paslon di Balikpapan Timur, yakni 51% : 49%,”ujarnya.

Menurutnya, Ada beberapa elemen masyarakat yang akan memilih Kotak Kosong atau Kolom Kosong atau yang marak disebut Kokos di Pemilihan Walikota dan Wakil Walikota Balikpapan pada 9 Desember mendatang.

Jamaluddin Ibrahim yang sudah menyatakan resmi mundur dari Partai Berlambang Ka’bah ini pun menyebutkan, Kelompok Milenial dan Pemilih Pemula yang cenderung tertarik pada hal-hal yang baru dan ingin berbuat sesuatu yang baru, yaitu memenangkan Kokos.

“Kelompok masyarakat yang biasanya tidak menggunakan hak pilihnya (Golput), kemungkinan besar akan terpanggil untuk ikut serta menyelamatkan Demokrasi dengan cara ikut berpartisipasi memenangkan Kokos,”Ujarnya.

Untuk ASN dan Keluarga ASN, kata dia, yang tahu tentang keperluan dan kebutuhan ASN dan Keluarga ASN, sudah tentu kalangan ASN sendiri.

“Mereka dan keluarga mungkin bisa berharap sesuatu yang lebih baik, apabila Pimpinan Pemerintah Daerah mereka berasal dari ASN, untuk itu mereka dan keluarga akan memilih Kokos dalam menggunakan hak pilih mereka,” Ucapnya.

Sementara, kata dia lagi, Kelompok masyarakat yang ingin mempunyai beberapa alternatif pilihan, tetapi karena terjadi Paslon tunggal, maka kemungkinan besar akan memilih Kolom Kosong.

Terakhir, kata dia, Pengurus dan Simpatisan Parpol pengusung yang berbeda pilihan dengan keputusan partai, cenderung akan memilih Kokos. Artinya Pengurus dan Simpatisan partai politik yang calonnya gagal maju sebagai pasangan calon, sudah pasti akan memilih Kolom Kosong.

“Itu beberapa elemen masyarakat yang akan memilih Kokos, mari gunakan hak pilih sebaik mungkin, jangan golput, karena ada Kolom Kosong yang boleh untuk dicoblos,” pungkasnya

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *